news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dihadang Jawara Bekasi, Gibran Diminta Angkat Kaki Meski Cawapres.
Sumber :
  • Tim tvOne/Langgeng

Dihadang Jawara Bekasi, Gibran Diminta Angkat Kaki Meski Cawapres

Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka dihadang 'jawara' Bekasi, saat kunjungan ke acara 'Gibran Menyapa UMKM'.
Jumat, 2 Februari 2024 - 15:17 WIB
Reporter:
Editor :

Gibran lantas mengungkapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal menjadi kota dalam hutan, sehingga bisa memenuhi RTH.

Menurut Gibran, alasan Indonesia sulit memenuhi ruang terbuka hijau atau RTH, lantaran sejumlah lahan telah menjadi hunian masyarakat.

"Kayak Solo juga belum sebenernya, karena 90 persen sekarang tanahnya sudah jadi hunian," kata Gibran ketika menemui para pelaku UMKM di Koma Junkyard, Jalan Bambu Runcing, Bekasi, Jumat (2/2/2024).

Gibran menuturkan konsep IKN bakal fokus menjadikan ruang terbuka hijau.

Dia menyebut sejumlah wilayah bisa dimaksimalkan seperti konsep IKN.

"Ini memang jadi concern ke depan, sih. Itulah kenapa kemarin waktu perencanaan IKN ya, IKN kan jadi kota dalam hutan, memang ke depan penting sekali yang namanya ruang terbuka hijau," jelasnya.

Selain itu, Gibran menuturkan jika ruang terbuka hijau bisa diterapkan di sejumlah wilayah, hal tersebut bisa mengurangi bencana banjir.

Menurutnya, apabila setiap wilayah terus menggerus lahan dengan pemukiman, masalah bakal terus terjadi di Indonesia.

"Kalau enggak ya kotanya jadi bangunan beton semua, dan pasti akan menimbulkan masalah-masalah baru, seperti banjir, polusi, dan lain-lain," imbuhnya.

Menurut Gibran, RTH sangat diperkukan guna mengantisipasi bencana alam.

Oleh karena itu, dia mengaku anak muda diperlukan makin kreatif dan mencoba urban farming di lahan terbatas.

"Oke, ke depan memang ini perlu, kalau kota-kota yang sudah sudah terlanjur bangunan fisiknya banyak ya, memang perlu yang namanya ada urban farming, segala macam," katanya.

Dilabrak pemulung se-Indonesia

Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka dilabrak pemulung se-Indonesia saat berkunjung ke Bekasi, Jawa Barat.

Perwakilan pemulung se-Indonesia mengungkap masalah selama di lapangan, yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah soal alat pelindung diri (APD).

"Kami berharap pemulung ini ada sesuatu bantuan di APD-nya. Saya berharap kami dapat bantuan itu, karena selama ini belum ada bantuan dari pemerintah," kata dia di acara Gimmick Nyampah Gibran di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/2/2024).

Dari data perkumpulan pemulung se-Indonesia, mereka mampu mengumpulkan sampah hingga 500 ton per hari. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral