- Istimewa
Wakil Menteri UMKM Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Wujudkan Indonesia Emas 2045
Saat ini, kata Wamen Helvi, Pemerintah tengah mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan melalui kebijakan strategis, salah satu hasil nyata yakni peningkatan peringkat Indonesia dalam Global Innovation Index dan IMD World Competitiveness Ranking sebagai sinyal positif dari langkah yang telah dilakukan.
“Langkah-langkah kita sudah berada di jalur yang benar. Kini, tugas kita adalah mempercepat momentum tersebut dengan menggerakkan inovasi dan kewirausahaan secara masif,” katanya.
Di akhir sambutannya, Wakil Menteri menekankan bahwa menjadi wirausaha adalah tentang keberanian bermimpi, mengambil risiko, dan meretas jalan baru.
“Mari kita satukan visi, kokohkan kolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik untuk mewujudkan Indonesia yang berdaya saing, tangguh, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” kataya.
Dalam kesempatan yang sama, Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengapresiasi kegiatan E-Hub yang merupakan wadah untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di Tangerang Raya.
“Melalui acara ini membuka peluang para wirausaha khususnya UMKM untuk menambah pengetahuan dan berkolaborasi dengan stakeholder terkait guna memperkuat usahanya,” katanya.
Davnie juga menjelaskan saat ini Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) pasca-COVID-19 mencapai 5,2 persen yang didominasi oleh ekonomi kreatif, hal ini salah satunya karena letak geografis Tangerang Selatan yang memiliki empat jalur masuk, yakni dari tol Jakarta-Serpong, Jakarta-Merak, Cinere-Serpong Bandara dan Bintaro.
“Berkat keuntungan geografis tersebut, pertumbuhan ekonomi penduduk sosial budaya sangat dipengaruhi oleh interaksi antar wilayah, sehingga sektor perdagangan dan jasa kami dapat lebih berkembang,” katanya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Siti Azizah mengungkapkan, E-Hub Tangerang Raya II berfokus pada penguatan fondasi kewirausahaan, mulai dari pengembangan kapasitas, strategi perencanaan, hingga perluasan jaringan bisnis.
Kegiatan ini diikuti oleh 100 wirausaha terkurasi se-Tangerang Raya merupakan kelanjutan dari inisiatif yang telah dirintis sebelumnya.
“Melalui acara ini, kami berharap akan lahir wirausaha mapan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan global, yang kelak menjadi ujung tombak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi pada pencapaian target peningkatan rasio kewirausahaan nasional,” kata Azizah.(chm)