- Instagram @aryantomisel
BRIN 'Remehkan' Nikuba, Ferari, Ducati dan Lamborghini Justru Beri Perhatian dan Ajak Kerja Sama
“Tiba saatnya Nikuba sebagai alternatif solutif akan mencoba dipresentasikan pada dunia," ungkap Mayjen Kunto, Pangdam Kodam III/Slw.
Tim pun dipersiapkan Pangdam III/Slw bersama Aryanto yang terdiri dari Bapak Sumardi Dadang dan Bapak Immanuel Hutapea untuk memenuhi undangan tersebut. Tim diberangkatkan pada Jumat (16/6/2023) lalu dari Jakarta menuju Milan.
Nikuba
Dalam waktu singkat, Nikuba pun mendapatkan tawaran kerjasama. Tak hanya itu, dukungan finansial dari beberapa perusahaan otomotif terkemuka di Italia seperti Ducati, Ferrari dan Lamborghini pun didapatkanya. Bahkan, melalui kerjasama tersebut Aryanto pun memiliki kesempatan untuk mengembangkan Nikuba secara lebih luas, baik akses ke sumber daya teknologi atau pun ahli otomotif terbaik dunia lainnya.
Terkait hal tersebut, Mayjen TNI Kunto mengatakan bahwa di tengah situasi yang ada, inovasi tersebut merupakan sebuah peluang untuk mengembangkan teknologi yang tidak ada hentinya dan akan terus berkembang. Berbagai peluang terhadap sumber energi baru, sekecil apapun mesti terus dikembangkan.
"Meski memerlukan proses, namun ide, tindakan, komitmen dan keyakinan terhadap Nikuba sebagai alternatif energi terbarukan dapat menjadi peluang di masa yang akan datang,” jelas Mayjen Kunto.
Nikuba di Milano Lombardia
Pangdam juga berharap perjalanan jauh Nikuba sebagai inovasi anak bangsa dari Kodam III/Slw akan menjadi secercah harapan terhadap solusi energi alternatif dunia di masa mendatang.
Sebelum akhirnya temuan Aryanto, Nikuba, dilirik oleh beberapa pabrikan otomotif Italia, sempat disangsikan peneliti laboratorium motor bakar Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, Arifin Nur.
Menurutnya, jika temuan Aryanto benar, sudah tentu yang bersangkutan akan memenangkan lomba Shell Eco Marathon kelas Asia dan kemungkinan Aryanto sudah dikontrak oleh perusahaan otomotif dunia.(mii)