Pengakuan Mengejutkan Francesco Bagnaia usai Ducati Gagal Total di MotoGP Thailand 2026: Kami Harus...
- Instagram/Francesco Bagnaia
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, melontarkan pengakuan mengejutkan setelah hasil buruk Ducati pada MotoGP Thailand, akhir pekan kemarin.
Ia menyebut pabrikan asal Bologna itu kini bukan lagi motor tercepat di ajang MotoGP.

- Reuters
Untuk pertama kalinya dalam waktu lama, tak satu pun pembalap Ducati mampu menembus podium balapan utama.
Padahal, dalam tes pramusim, Ducati tampil dominan dan hanya mendapat perlawanan berarti dari Aprilia.
Namun performa mereka di Buriram justru jauh dari ekspektasi. Pada Sprint Race, Sabtu (28/3/2026), hanya Marc Marquez yang sempat bersaing di barisan depan.
Di balapan utama sehari berselang, dominasi benar-benar runtuh ketika kemenangan diraih Marco Bezzecchi dari Aprilia.
Bagnaia sendiri menjalani akhir pekan yang sulit. Ia hanya mampu finis kesembilan baik di sprint maupun balapan utama.
Meski optimistis hasil tersebut tak akan terus berulang, juara dunia itu menilai Ducati harus realistis melihat situasi saat ini.
“Setelah mengakhiri musim seperti tahun lalu, penting memulai dari awal dan menemukan kembali sensasi saya. Saya tak terlalu khawatir dengan hasil ini. Ini memang bukan posisi yang saya mau, tapi ini adalah titik awal,” ujar Bagnaia.
Ia menegaskan bahwa situasi di lintasan berbeda jauh dibandingkan saat tes pramusim.
“Dalam tes, saya merasa sangat baik, mengendarai motor dengan baik, dan mengontrol ban dengan baik. Namun, entah mengapa, selama akhir pekan kami sangat kesulitan. Kami harus meningkatkan performa, karena saat ini kami bukan lagi yang tercepat,” lanjutnya.
Kemenangan Bezzecchi, serta keberhasilan Pedro Acosta dan Raul Fernandez melengkapi podium, sekaligus memutus rekor panjang Ducati yang selalu menempatkan pembalapnya di podium sejak Seri Inggris 2021. Fakta itu membuat Bagnaia terkejut.
“Setelah tes, saya akan bilang ini mustahil. Kami sangat cepat, punya ritme yang baik, dan cepat dengan ban aus. Namun, selama akhir pekan, saya merasakan perbedaan kondisi, dan saya tak bisa adaptasi,” ungkapnya.
Bagnaia juga mengakui dirinya tertinggal dibanding rekan-rekan sesama pembalap Ducati.
Load more