Marc Marquez Gagal Finis saat MotoGP Thailand 2026, Dominasi Panjang Ducati Runtuh di Sirkuit Buriram
- Facebook/MotoGP
tvOnenews.com - Dominasi panjang Ducati di gelaran MotoGP harus runtuh di race pembuka musim 2026 yang berlangsung di Sirkuit Buriram akhir pekan kemarin.
Untuk pertama kalinya sejak MotoGP Inggris 2021, Ducati tak menempatkan satupun ridernya di podium.
Hasil ini memutus rekor 88 grand prix beruntun Ducati selalu menempatkan ridernya di tiga besar.

- Reuters
Catatan impresif tersebut kini resmi berakhir di Sirkuit Buriram.
Balapan utama MotoGP Thailand 2026 justru dikuasai Marco Bezzecchi bersama Aprilia Racing.
Marco Bezzecchi tampil dominan sejak start dan menang dengan selisih lebih dari lima detik.
Ia bangkit setelah gagal finis di Sprint akibat terjatuh saat memimpin. Posisi kedua diraih Pedro Acosta, memperkokoh statusnya di puncak klasemen.
Sementara itu, nasib buruk menghampiri Marc Marquez. Rider Ducati itu gagal finis usai ban belakangnya rusak pada lap ke-21 dari 26 putaran.
Ia hampir terlempar dari motor, namun beruntung tak mengalami cedera serius.

- Facebook/MotoGP
Pembalap terbaik Ducati justru Fabio Di Giannantonio di posisi keenam, tertinggal 16,8 detik dari pemenang.
Francesco Bagnaia harus puas finis kesembilan setelah disalip di tikungan terakhir.
Bos Ducati, Davide Tardozzi, mengaku timnya belum memahami penyebab performa menurun di Buriram.
Padahal, saat tes pramusim di sirkuit yang sama, Ducati terlihat sangat kompetitif.
Catatan itu pun membuat MotoGP Thailand 2026 menjadi momen bersejarah, bukan hanya bagi Aprilia, tetapi juga sebagai akhir rekor podium panjang Ducati sejak 2021.
(akg)
Load more