Rumah Ahmad Sahroni yang dijarah massa kini resmi dirobohkan. Berikut deretan fakta terbaru soal kerusakan, alasan pembongkaran, dan keputusan Sahroni tetap tinggal.
Aksi anarkis hingga penjarahan sejumlah kediaman pejabat negara yang terjadi pada Agustus 2025 kemarin menjadi coretan hitam bagi perjalanan Indonesia.
Rumah mewah Uya Kuya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, porak-poranda usai dijarah massa. Coretan protes, perabot rusak, hingga hewan peliharaan ikut hilang.
Ibas minta maaf atas kinerja fraksi Demokrat di DPR. Partainya siap introspeksi, koreksi diri, dan sepakat tuntutan publik soal penghentian tunjangan DPR.
Terlihat bagaimana detik-detik massa yang mengamuk merangsek masuk ke rumah Uya Kuya yang sudah kosong ditinggalkan penghuninya dan menjarah barang-barang di dalamnya.
Setelah aksi unjuk rasa atau demonstrasi, kini massa semakin tidak terkendali. Bukan hanya menargetkan gedung DPR RI saja, melainkan rumah pribadi milik anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
Rumah Ahmad Sahroni, anggota DPR NasDem, dijarah massa. Jam tangan mewah edisi terbatasnya viral karena disebut-sebut setara harga rumah. Simak ulasannya!
Video geruduk Rumah Ahmad Sahroni itu juga tersebar dalam grup Whastapp. Salah satunya, dikutip dari Tiktok akun Cliper yang memperlihatkan hancurnya rumah anggota dewan itu.
PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).