Rumah Ahmad Sahroni yang dijarah massa kini resmi dirobohkan. Berikut deretan fakta terbaru soal kerusakan, alasan pembongkaran, dan keputusan Sahroni tetap tinggal.
Aksi anarkis hingga penjarahan sejumlah kediaman pejabat negara yang terjadi pada Agustus 2025 kemarin menjadi coretan hitam bagi perjalanan Indonesia.
Rumah mewah Uya Kuya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, porak-poranda usai dijarah massa. Coretan protes, perabot rusak, hingga hewan peliharaan ikut hilang.
Ibas minta maaf atas kinerja fraksi Demokrat di DPR. Partainya siap introspeksi, koreksi diri, dan sepakat tuntutan publik soal penghentian tunjangan DPR.
Terlihat bagaimana detik-detik massa yang mengamuk merangsek masuk ke rumah Uya Kuya yang sudah kosong ditinggalkan penghuninya dan menjarah barang-barang di dalamnya.
Setelah aksi unjuk rasa atau demonstrasi, kini massa semakin tidak terkendali. Bukan hanya menargetkan gedung DPR RI saja, melainkan rumah pribadi milik anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
Rumah Ahmad Sahroni, anggota DPR NasDem, dijarah massa. Jam tangan mewah edisi terbatasnya viral karena disebut-sebut setara harga rumah. Simak ulasannya!
Video geruduk Rumah Ahmad Sahroni itu juga tersebar dalam grup Whastapp. Salah satunya, dikutip dari Tiktok akun Cliper yang memperlihatkan hancurnya rumah anggota dewan itu.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta.
RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.