Bila mendengar nama Megawati Hangestri pasti belum lepas dari benak kita tentang prestasinya bersama Red Sparks. Ternyata sosok ini paling berarti dibalik kesuksesan Mega
Sebagai atlet voli yang religius di Korea Selatan, Megawati Hangestri mengatakan prestasi yang diraih saat memperkuat Red Sparks berkat perjuangan orang tua.
Megawati Hangestri telah pulang ke Indonesia usai resmi cabut dari Red Sparks dan Liga Voli Korea, Kamis (10/4/2025). Dalam dialog di tvOne ia menjelaskan alasan kuat dirinya kembali ke Tanah Air.
Atlet Voli Muslim Megawati Hangestri membocorkan bahwa ia akan tetap bermain di luar negeri namun yang secara geografis dekat dengan liga pendek. Adapun alasan Megatron sungguh menyentuh yakni komitmen terhadap keluarga dan nilai-nilai Islam sebagai seorang muslimah.
Sudah dua musim Bintang Voli Indonesia, Megawati Hangestri, melanjutkan kariernya di Korea Selatan bersama klub asal Kota Daejeon, Jung Kwan Jang Red Sparks.
Meski sudah dua tahun berkarier di Liga Voli Korea bersama Red Sparks, Megawati Hangestri mengakui dirinya tidak bisa lepas dari kebiasaan masyarakat Indonesia.
Berbagai komentar fans dan orang Korea atas timnas voli putri Korea Selatan menelan kekalahan ke-30 secara beruntun di Volleyball Nations League atau VNL 2024.
Pevoli putri Timnas Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi mengungkapkan bahwa ada salah satu sosok penting yang mendorong dia untuk berkarier di Liga Korea.
Sikap santun dan keramahan ala Indonesia yang ditunjukkan Megawati Hangestri menjadi sorotan usai dia menemui orang tua kapten Red Sparks yakni Lee So-young.
Sama-sama sering makan mie tapi orang China, Korea, dan Jepang kok bisa tetap sehat? Ternyata, ada rahasianya yang tak orang tahu kata dr Zaidul Akbar, yaitu...
Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani buka suara laporan awal soal Anggota Polisi muda, Bripda DP yang meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs