Bursa AS ditutup menguat, Nasdaq lompat 1,5% saat harga minyak turun dan investor menanti keputusan suku bunga The Fed di tengah meredanya ketegangan Israel-Iran.
Saham AS bangkit setelah aksi jual tajam, didorong harapan dari pembicaraan dagang AS-Jepang dan kenaikan saham chip. Nasdaq, S&P 500, dan Dow menguat tajam di akhir pekan ini.
IHSG dibuka melemah ke bawah 6.000. Tidak hanya itu, bursa saham global dari Wall Street hingga Asia ikut terkoreksi akibat sentimen tarif AS & ketakutan resesi
Wall Street anjlok total akibat kepanikan para investor terhadap rencana tarif baru Trump. Dow Jones turun 1,03%, S&P 500 melemah 0,73%, Nasdaq turun 0,52%.
Saham teknologi mengalami kenaikan di pasar Asia-Pasifik mulai membaik semalam usai kekhawatiran investor terhadap munculnya model startup AI China DeepSeek
Di tengah menguatny bursa di kawasan Asia, pergerakan IHSG di BEI diperkirakan masih sulit untuk keluar dari tren penurunan dan berpotensi kembali melemah.
Untuk rencana modernisasi platform perdagangan di bursa, BEI kembali menggandeng perusahaan teknologi sekaligus operator bursa dari Amerika Serikat, Nasdaq.
Pada perdagangan Selasa pagi, Indeks Nikkei Jepang terpantau menguat 0,89 persen, kenaikan ini terjadi setelah pasar saham anjlok 2 persen di awal pekan.
Indeks-indeks utama Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan S&P 500 dan Nasdaq berakhir lebih rendah terseret oleh pelemahan keseluruhan saham.
Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan,
Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.