Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyambangi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (2/1/2026).
Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, tergaskan Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai salah satu program unggulan pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat sesuai amanat UUD 1945.Â
Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono menyatakan pihaknya bakal mengintegrasikan KNMP dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih demi mendukung penyerapan hasil perikanan
Perum BULOG siap dukung Koperasi Merah Putih wujudkan ketahanan pangan nasional lewat distribusi, pelatihan, dan pasokan pangan strategis yang berkelanjutan.
Dalam perayaan HUT National Olympic Committee Indonesia ke-73, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengatakan jika mereka masih memiliki impian besar yang belum terwujud.
Eks Ketua Komisi 1 DPR RI, Meutya Hafid resmi dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) periode 2024-2029. Meutya Hafid dilantik oleh Prabowo.
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan 100 bendera Merah Putih kepada masyarakat pesisir pantai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyebut kasus dugaan suap korupsi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, sudah masuk tahap penyidikan.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.