Menbud, Fadli Zon jelaskan proses penulisan ulang sejarah sudah selesai sejak Agustus. Namun, tim penulisan sejarah saat ini tengah dalam proses penyuntingan
Menbud Fadli Zon dalam rangka kunjungan kerjanya ke Dili, Timor Leste bertemu dan berdialog langsung dengan PM Timor Leste Xanana Gusmao dan meyakini bahwa
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon membuka forum pertemuan tingkat menteri Ministerial Summit CHANDI 2025, yang diselenggarakan di Bali, Kamis (4/9/2025).
Menbud Fadli Zon mengapresiasi niat Perfiki Kreasindo dalam menggarap film animasi Merah Putih: One for All dan menilai baik untuk memajukan perfilman Indonesia.
Forum yang diinisiasi oleh Presiden Xi Jin Ping melalui Global Civilisation Initiative (GCI) ini merupakan sebuah platform global memperkuat kolaborasi dalam membangun dunia yang inklusif dan sejahtera.Â
Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan tidak ada penghapusan terkait kejadian pemerkosaan saat tragedi kerusuhan 1998 pada program penulisan ulang sejarah. Fadli Zon menyebut saat ini penulisan ulang sejarah terus berlanjut meski menuai pro dan kontra.Â
Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebut pemerintah Belanda, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan, belum mau kembalikan manuskrip terkait artefak sejarah ke Indonesia
Menbud RI Fadli Zon menjelaskan istilah "massal" dalam tragedi dugaan pemerkosaan Mei 1998 membutuhkan bukti-bukti yang akurat serta harus ditelusuri dengan penuh kehati-hatian.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon merespons rencana Presiden Prabowo Subianto melakukan pembekalan kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Lembah Tidar.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.