News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penulisan Sejarah Ulang, Fadli Zon Tiru Bung Karno

Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan tidak ada penghapusan terkait kejadian pemerkosaan saat tragedi kerusuhan 1998 pada program penulisan ulang sejarah. Fadli Zon menyebut saat ini penulisan ulang sejarah terus berlanjut meski menuai pro dan kontra. 
Kamis, 3 Juli 2025 - 16:06 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Sumber :
  • IST

Maros, tvOnenews.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan tidak ada penghapusan terkait kejadian pemerkosaan saat tragedi kerusuhan 1998 pada program penulisan ulang sejarah. Fadli Zon menyebut saat ini penulisan ulang sejarah terus berlanjut meski menuai pro dan kontra. 

Fadli Zon mengaku sudah menjelaskan semuanya terkait pemerkosaan tahun 98 saat Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, Rabu (2/7) kemarin. Usai rapat kerja tersebut, Fadli Zon menegaskan tidak penghapusan sejarah terkait kejadian pemerkosaan tahun 1998.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada penghapusan. Liat aja keterangan saya di DPR kemarin, rinci dan saya kira cukup jelas. Penghapusan apa? enggak ada yang dihapus," ujarnya kepada wartawan usai menghadiri Festival Gau Maraja Leang-leang di Baruga A Kantor Bupati Maros, Kamis (3/7/2025). 

Terkait program penulisan ulang sejarah, politisi Partai Gerindra ini memastikan terus berlanjut. Ia mengatakan dalam program ini ada 130 orang turut serta dalam penyusunan sejarah Indonesia.

"Kita akan melibatkan 130 orang kalau tidak salah. Para sejarawan, ahli-ahli sejarah, guru besar, dan juga doktor-doktor di bidang sejarah yang memang menguasai bagian-bagian sejarahnya melalui penelitian-penelitiannya selama ini," ujar Fadli Zon. 

Fadli Zon merencanakan akan melakukan uji publik pada bulan ini terkait program Penulisan Ulang Sejarah. Fadli mengungkapkan setidaknya ada 10 Bab yang suda disusun. 

"Yang menulis sejarah itu ya sejarahwan dari 34 perguruan tinggi dan juga memang untuk sekarang ini kita tulis 10 Bab, itu tidak detail. Masuk dari temuan-temuan yang awal," jelasnya. 

Fadli menegaskan penulisan ulang sejarah sangat penting untuk bangsa. Apalagi, sudah 26 tahun tidak ada lagi yang menulis soal sejarah Indonesia. 

"Padahal sejarah itu perlukan. Kalau orang tidak menulis sejarah dan tidak mengetahui sejarah dari bangsanya, ya pasti akan kebingungan di tengah arus informasi, arus globalisasi sekarang ini," tegasnya.

Ia pun meniru perkataan Proklamator RI Ir Soekarno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seperti kata Bung Karno, jangan sekali-sekali kita meninggalkan sejarah," imbuhnya. 

Fadli Zon juga menyinggung sejarah lukisan purba di Leang-leang akan masuk dalam penulisan ulang sejarah. Ia menegaskan penemuan lukisan purba di Maros, Sulsel sudah diakui peneliti Internasional. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT