Meninggalnya santri Banyuwangi dinilai tidak wajar oleh keluarga. Ibu korban mengaku dirinya tidak mendapatkan permintaan maaf dari pihak pesantren sama sekali.
Santri laki-laki asal Banyuwangi dipulangkan dalam kondisi meninggal dunia. Namun, ada sejumlah kejanggalan yang dirasakan keluarga terkait meninggalnya korban.
Meninggalnya santri di Banyuwangi menjadi pembicaraan panas lantaran dinilai tidak wajar. Keluarga korban mengungkapkan kejadian sebelum kepulangan korban.
Cemburu membuat Haniman (43), warga Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, gelap mata. Pria ini tega membacok tetangganya, Mis (68), yang dicurigai menjalin hubungan gelap dengan istrinya.
Jembatan penghubung desa di Desa Tulungrejo, Glenmore, Banyuwangi putus diterjang banjir. Akibat kejadian ini, warga harus berjalan memutar ketika keluar desa
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).