Kabar dosen Universitas Negeri Malang yang turun di cabor gulat SEA Games 2025 hingga Megawati Hangestri jadi pemberitaan media Filipina jadi berita trending.
Tiba-tiba muncul lagi kasus diduga 'Gilang Bungkus' seorang mahasiswa FIB Unair yang tahun 2020 pernah viral karena kasus pelecehan seksual fetish kain jarik.
Sosok Gilang Bungkus Jarik kembali viral di media sosial. Diduga sosok tersebut kembali beraksi dan memburu mangsa selanjutnya di media sosial. Ini kisah lengkapnya.
Sule jadi perbincangan usai mengaku ditawari Raffi Ahmad untuk jadi Wakil Wali Kota Bekasi. Ternyata tak cuma sekali, Sule kerap ditawari terjun ke politik.
Polresta Bandar Lampung menggelar rekonstruksi penganiayaan pelajar berujung korban jiwa saat tawuran pada Senin (30/10) lalu. Rekonstruksi dilakukan di tempat
Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN GP) menggunakan juru bicara milenial dan Gen Z dari beragam latar belakang sebagai upaya dalam menggaet pemilih muda dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024."Kami perkenalkan juru bicara untuk menyampaikan pesan pemenangan Ganjar Pranowo kepada seluruh masyarakat Indonesia," kata Ketua TPN GP Arsjad Rasjid di Jakarta, Minggu.
Tak hanya sejumlah tokoh pesohor tanah air seperti dokter dan lainnya. Namun, model cantik ternama, seperti Reisa Broto Asmara hingga presenter Gilang Dirga tam
Aksi nekat dilakukan YouTuber Tasikmalaya Gilang Barbie yang buat konten dikubur hidup-hidup dengan ular melilit tubuh. Atas hal itu ia dilarikan ke rumah sakit
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.