GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gas Air Mata Kanjuruhan

Demo Ricuh di DPR, Polisi Gunakan Gas Air Mata Kedaluwarsa: Fakta, Bahaya, dan Catatan Kelam yang Terulang

Demo Ricuh di DPR, Polisi Gunakan Gas Air Mata Kedaluwarsa: Fakta, Bahaya, dan Catatan Kelam yang Terulang

Demo ricuh DPR hari ini ungkap polisi pakai gas air mata kedaluwarsa. Bukan pertama kali di Indonesia, bahaya gas ini bisa picu penyakit serius.
Satu Tahun Tragedi Kanjuruhan, Amnesty: Kekerasan Aparat Terus Berulang

Satu Tahun Tragedi Kanjuruhan, Amnesty: Kekerasan Aparat Terus Berulang

1 Oktober 2023. Tepat satu tahun mengenang terjadinya Tragedi Kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menyebabkan ratusan nyawa suporter melayang.
Gegara Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan Tertiup Angin, Eks Kasat Samapta Polres Malang Divonis Bebas

Gegara Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan Tertiup Angin, Eks Kasat Samapta Polres Malang Divonis Bebas

Baru-baru ini, beredar pemberitaan di media sosial, tentang terdakwa tragedi Kanjuruhan, eks Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, divonis beba
Tiga Terdakwa Polisi Tragedi Kanjuruhan Jalani Sidang Pemeriksaan Saksi, JPU Hadirkan 25 Saksi

Tiga Terdakwa Polisi Tragedi Kanjuruhan Jalani Sidang Pemeriksaan Saksi, JPU Hadirkan 25 Saksi

Tiga terdakwa dari unsur polri tragedi Kanjuruhan menjalani sidang pemeriksaan saksi perdana di ruang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (31/1) pukul 10:00 WIB.
Hasil Otopsi Korban Tragedi Kanjuruhan Malang, dr Nabil :  Ada Kekerasan Benda Tumpul, Bukan Gas Air Mata

Hasil Otopsi Korban Tragedi Kanjuruhan Malang, dr Nabil : Ada Kekerasan Benda Tumpul, Bukan Gas Air Mata

Hasil otopsi terhadap korban tragedi Kanjuruhan, Malang sudah selesai diperiksa oleh Tim Forensik Gabungan Independen.
Tegas! Aremania Minta Pelaku Penembakan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Dipidana

Tegas! Aremania Minta Pelaku Penembakan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Dipidana

Suporter Arema FC, Aremania minta para pelaku penembakan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur untuk diproses secara hukum dan tanggung jawab
Komnas HAM Beberkan Detik-Detik Polisi Bombardir Penonton Pakai Gas Air Mata Kedaluwarsa: 45 kali

Komnas HAM Beberkan Detik-Detik Polisi Bombardir Penonton Pakai Gas Air Mata Kedaluwarsa: 45 kali

. Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban, Komnas HAM beberkan detik-detik polisi bombardir penonton pakai gas air mata kedaluwarsa: 45 kali, (4/11)
Minta Presiden Bekukan PSSI, Komnas HAM: Mereka Banyak Lakukan Pelanggaran Atas Aturannya Sendiri!

Minta Presiden Bekukan PSSI, Komnas HAM: Mereka Banyak Lakukan Pelanggaran Atas Aturannya Sendiri!

Komnas HAM menyebut, bahwa Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak konsisten dan kerap melanggar aturan yang telah dibuat oleh pihak PSSI sendiri.
Komnas HAM Ungkap Tragedi Kanjuruhan: Polisi Bombardir Pakai Gas Air Mata Kedaluwarsa Sebanyak 45 Kali

Komnas HAM Ungkap Tragedi Kanjuruhan: Polisi Bombardir Pakai Gas Air Mata Kedaluwarsa Sebanyak 45 Kali

Kasus Tragedi Kanjuruhan menewaskan ratusan Aremania. Komnas HAM ungkap Tragedi Kanjuruhan: Polisi bombardir pakai gas air mata kedaluwarsa sebanyak 45 kali
Komnas HAM: Gas Air Mata Menjadi Pemicu Utama Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM: Gas Air Mata Menjadi Pemicu Utama Tragedi Kanjuruhan

Anggota Komnas HAM Choirul Anam menyatakan pihaknya menyimpulkan bahwa penembakan gas air mata merupakan pemicu utama tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Hasil Temuan Komnas HAM: Polisi 45 Kali Bombardir Suporter Pakai Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan

Hasil Temuan Komnas HAM: Polisi 45 Kali Bombardir Suporter Pakai Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM melakukan penyelidikan dalam tragedi Kanjuruhan. Hasilnya, polisi diperkirakan membombardir barisan suporter dengan gas air mata sebanyak 45 kali.
Polri: Sebanyak 93 Saksi Diperiksa Terkait Tragedi Kanjuruhan

Polri: Sebanyak 93 Saksi Diperiksa Terkait Tragedi Kanjuruhan

Menjelang satu bulan setelah Tragedi Kanjuruhan, Polri mencatat sebanyak 93 orang saksi telah diperiksa terkait peristiwa yang menewaskan 135 orang dan ratusan lainnya luka-luka yang terjadi pada Sabtu (1/10) itu.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, ide caption media sosial.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur
Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan, 
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT