KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya dalam ceramahnya menjelaskan waktu terbaik shalat sunnah Awwabin bukan terletak di antara Maghrib dan Isya. Benarkah?
Cara mendapat pahala bertubi-tubi salah satunya dari shalat sunnah awwabin. Buya Yahya menyoroti waktu pelaksanaannya kerap disebut antara Maghrib dan Isya.
Buya Yahya menjelaskan mengapa shalat Awwabin ibadah sunnah memiliki waktu terbaik jika dikerjakan saat shalat Dhuha daripada antara waktu Maghrib dan Isya.
Pendakwah Buya Yahya menyoroti terkait banyaknya pendapat pelaksanaan shalat sunnah awwabin punya waktu terbaik antara setelah Maghrib dan sebelum adzan Isya.
Buya Yahya menjelaskan secara detail waktu terbaik pelaksanaan shalat sunnah Awwabin dari perbandingan waktu Dhuha dengan antara Maghrib dan sebelum adzan Isya.
Buya Yahya menerangkan waktu pelaksanaan shalat sunnah Awwabin terbaik terletak pada waktu Dhuha. Meski pada umumnya antara setelah Maghrib dan sebelum Isya.
Pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon, Buya Yahya menjelaskan soal waktu terbaik shalat sunnah awwabin dikerjakan di waktu Dhuha, selain antara Maghrib dan Isya.
Buya Yahya menjelaskan soal waktu mengerjakan shalat sunnah awwabin dilakukan setelah Maghrib dan sebelum Isya. Ia menyampaikan waktu terbaiknya di jam ini.
Setelah shalat Maghrib mempunyai amalan ibadah lainnya, yakni shalat sunah awwabin berada di waktu ba'diyah Maghrib dan sebelum Isya. Ini sejumlah fadhilahnya.
Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari