Kaleidoskop 2025: kejadian viral hilangnya tumbler Tuku milik Anita Dewi di stasiun Rawa Buntu di penghujung bulan November 2025. Simak kronologi lengkapnya!
Video viral menunjukkan petugas PT KAI memberikan pengumuman kepada penumpang kereta api agar menjaga tumbler di tengah kasus tumbler Tuku Anita Dewi hilang di KRL.
Kejadian ini menuai perhatian netizen, hingga memantik berbagai spekulasi usai tumbler Tuku Anita Dewi hilang. Seperti dugaan pegawai KRL, Argi dipecat.
PT KAI menyebut proses mediasi soal tumbler antara petugas passenger service Stasiun Rangkasbitung, yakni Argi Budiansyah dengan pengguna KRL Anita Dewi berjalan baik.
Berikut kronologi lengkap kasus pasangan Anita Dewi dan Alvin Harris ngaku kehilangan tumbler Tuku di KRL Commuter Line, berujung minta maaf kepada petugas KAI Commuter, Argi Budiansyah.
Seorang netizen bernama Anita Dewi viral di media sosial Thread setelah mengungkapkan kekesalannya karena kehilangan tumbler Tuku saat menaiki KRL Commuter Line arah Stasiun Rangkasbitung.
Anita Dewi penumpang KRL yang kehilangan tumbler Tuku dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja, yakni Daidan Utama sebuah perusahaan pialang asuransi.
Viral di media sosial seorang penumpang KRL mengaku kehilangan tumbler Tuku seharga Rp300 ribu hingga menyebabkan seorang petugas KAI Commuter kehilangan pekerjaan.
Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari