Survei terbaru yang dikeluarkan lleh Trust Indonesia menunjukkan elektabilitas pasangan calon (paslon) Ubaid Yakub-Anjas unggul dari Farrel Adhitama-Thaib Djalaluddin di Pilkada Halmahera Timur (Haltim).
Anjas Asmara dibongkar tabiatnya oleh wartawan olahraga senior, usai kerap kritik Shin Tae-yong dan mendesak agar STY dipecat sebagai pelatih timnas Indonesia.
Legenda timnas Indonesia, Firman Utina bicara soal polemik pemain naturalisasi di skuad timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong. Apakah menghambat pemain lokal?
Seorang legenda Timnas Indonesia yang mendesak PSSI agar segera memecat Shin Tae-yong. 3 pemain yang jadi emas di tangan Indra Sjafri justru jadi âAmpasâ STY
Inilah dua berita paling populer. Anjas Asmara menyarankan skuad Garuda merekrut pelatih kelas Eropa Pep Guardiola dan pantas saja Calvin Verdonk mau menerima tawaran gabung Timnas Indonesia.
PSSI didesak legenda Timnas Indonesia era 70-an agar memecat Shin Tae-yong serta Kejujuran rekan setim Megawati Hangestri di Red Sparks setibanya di Indonesia.
Mantan pemain Timnas Indonesia era 1970-an ini mendesak PSSI agar memecat Shin Tae-yong. Menurutnya, pelatih kelas dunia ini lebih cocok melatih skuad Garuda.
Legenda timnas Indonesia, Anjas Asmara, pernah gagal mengantarkan skuad Garuda ke Olimpiade Montreal pada 1976 silam akibat kegagalannya mengeksekusi penalti.
Para suporter timnas Indonesia beramai-ramai pasang badan untuk pelatih Shin Tae-yong setelah dikritik keras oleh legenda sepak bola Indonesia, Anjas Asmara.
Media Vietnam, Soha, menyoroti pernyataan legenda timnas Indonesia, Anjas Asmara, yang meminta agar PSSI memecat Shin Tae-yong kemudian menunjuk Pep Guardiola.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.