GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Ridernya Terpuruk di MotoGP Thailand 2026, Bos Yamaha Akui Mesin V4 Masih Jadi Tantangan Besar

Performa tim Yamaha pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand benar-benar jauh dari harapan setelah keempat ridernya hanya mampu finis di barisan belakang.
Rabu, 11 Maret 2026 - 19:34 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins di MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Yamaha

tvOnenews.com - Performa tim Yamaha pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand benar-benar jauh dari harapan.

Pasalnya, empat pembalap mereka bahkan harus finis di barisan belakang pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Buriram pada akhir pekan kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut langsung memunculkan evaluasi besar terhadap proyek mesin baru Yamaha musim ini.

Fabio Quartararo dan Alex Rins di MotoGP Thailand 2026
Fabio Quartararo dan Alex Rins di MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Yamaha

Managing Director Yamaha Racing, Paolo Pavesio, mengakui timnya sedang menghadapi tantangan serius dengan mesin V4 baru yang mereka gunakan.

Mulai dari musim ini Yamaha resmi menggunakan mesin V4 secara penuh di MotoGP.

Mesin tersebut sebelumnya hanya tampil sebagai wildcard pada musim lalu.

Namun debut penuh mesin V4 pada 2026 justru menunjukkan masih besarnya jarak dengan para rival.

Pembalap Yamaha terbaik saat kualifikasi hanyalah Fabio Quartararo yang menempati posisi ke-16.

Sementara itu, Jack Miller finis ke-15 pada Sprint Race dan Quartararo berada di posisi ke-14 pada balapan utama.

Motor Yamaha bahkan tertinggal hampir satu detik per lap dari para pembalap terdepan di Thailand.

“Kami sedang dalam perjalanan yang kami putuskan untuk mulai tahun lalu, mengantisipasi proyek yang berbasis pada mesin baru dan konsep yang sepenuhnya baru,” kata Pavesio.

“Sekarang kami melihat dengan sangat jelas seberapa besar kesenjangannya, dan kami memahami bahwa kami memiliki gunung yang cukup besar untuk didaki. Tetapi kami berkomitmen, seperti sebelumnya ketika kami mengambil keputusan, untuk mengambil langkah-langkah itu, satu demi satu," lanjutnya.

“Para pembalap kami memberikan 110%, perusahaan memberikan 110%, dan kami akan terus melakukannya, dan ini satu-satunya cara. Tidak akan ada keajaiban, satu langkah demi satu langkah, satu detik demi satu detik," tambah Pavesio

“Kami bertekad untuk mengembangkan proyek ini hingga saatnya kami dapat kembali kompetitif.” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai waktu yang dibutuhkan untuk membuat mesin V4 benar-benar kompetitif, Pavesio mengaku sulit memberikan perkiraan pasti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sangat sulit untuk memberikan angka. Jelas bahwa kami menemukan hal-hal baru setiap kali kami turun ke lintasan yang perlu kami perbaiki. Saya rasa kami masih memahami pengaturan dasar mesin ini," pungkas Pavesio.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT