Nasihat Penting Jack Miller untuk Toprak Razgatlioglu yang Masih Kesulitan Beradaptasi dengan YZR-M1 Jelang MotoGP 2026
- Instagram/Jack Miller
Jakarta, tvOnenews.com - Jack Miller memberikan nasihat penting untuk rekan barunya di MotoGP, Toprak Razgatlioglu soal adaptasi dengan motor baru.
Toprak yang sebelumnya membalap di ajang WSBK mengaku masih terkendala dengan kuda besi barunya ketika turun di MotoGP

- Reuters
Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller tampil bersama tim Pramac Racing Yamaha pada tes Pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia pada awal Februari kemarin.
Momen itu dijadikan Toprak Razgatlioglu untuk mencoba memahami bagaimana memaksimalkan performa dari ban belakang Michelin yang sensitif.
Karakter ban yang jauh berbeda membuat Toprak Razgatlioglu masih kehilangan banyak waktu ketika keluar dari tikungan.
Rider asal Turki itu bahkan gagal mencapai target lap 1 menit 57 detik di Sepang, dengan selisih 1,9 detik dari pencatat waktu tercepat Alex Marquez (Gresini Ducati) dan tertinggal 0,746 detik dari Yamaha tercepat milik Alex Rins.
“Ban Pirelli di WorldSBK, ketika Anda merasakan selip, itu mudah dikendalikan. Tapi ketika Michelin mulai selip, itu tidak berhenti lagi,” jelas Razgatlioglu.
“Anda perlu mengendarai seperti gaya Moto2 dan membuka gas dengan sangat halus, karena ban ini sangat sensitif. Saya mencoba beradaptasi dengan ini, tim saya selalu mengatakan ‘berkendara dengan halus’, tapi mengatakannya itu mudah!" lanjut Toprak Razgatlioglu.
“Sangat sulit untuk menunggu lama sebelum membuka gas, karena di Superbike saya selalu menggunakan ban belakang untuk membelok," katanya lagi.

- ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
"Saya selalu menggunakan ban belakang untuk sliding, mengangkat motor, dan mendapatkan akselerasi yang bagus, tetapi MotoGP justru kebalikannya," jelasnya.
Menanggapi pernyataan Razgatlioglu, Jack Miller setuju bahwa mengendalikan spin adalah hal mendasar dengan ban Michelin.
Jack Miller juga menyarankan kepada rekan satu timnya itu untuk melihat para pembalap Ducati untuk menemukan gaya yang pas di atas motor.
“Itu hal terbesar dengan Michelin, begitu Anda mulai selip, itu tidak berhenti sampai gigi lima atau gigi enam. Seperti terus berputar bahkan di lintasan lurus,” kata Miller.
Load more