News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Dihujat di Media Sosial Setelah F1 GP Qatar 2025, Kimi Antonelli Akhirnya Buka Suara: Sangat Menyakitkan!

Rookie milik tim Mercedes, Kimi Antonelli, mengalami salah satu masa tersulitnya di Formula 1 setelah gelaran F1 GP Qatar 2025 akhir pekan kemarin.
Jumat, 5 Desember 2025 - 16:23 WIB
Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli
Sumber :
  • Facebook/F1

 

tvOnenews.com - Rookie milik tim Mercedes, Kimi Antonelli, mengalami salah satu masa tersulitnya di Formula 1 setelah gelaran F1 GP Qatar 2025 akhir pekan kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada gelaran F1 GP Qatar 20205 kemarin, Kimi Antonelli dituding membantu Lando Norris agar bisa finisi di P4.

Komentar itu diperkuat oleh Helmut Marko yang menilai Antonelli seolah sengaja membuka jalan untuk Norris, sehingga memperkuat peluang McLaren dalam perburuan gelar.

Pembalap McLaren, Lando Norris di Formula 1 2025
Pembalap McLaren, Lando Norris di Formula 1 2025
Sumber :
  • REUTERS/Raquel Cunha

Momen tersebut juga memicu komentar keras dari teknisi balap Max Verstappen, Gianpiero Lambiase.

"Tidak yakin apa yang terjadi pada Antonelli Max, sepertinya dia hanya menepi dan membiarkan Norris lewat."

Alhasil, tudingan tersebut membuat Kimi Antonelli mendapat gelombang hujatan hingga ancaman setelah insiden di F1 GP Qatar 2025.

Beban mental itu begitu berat hingga Antonelli memilih menutup akun media sosialnya demi menjaga kesehatan psikologis.

Ia menegaskan situasi tersebut tidak mudah untuk dihadapi, terutama karena berasal dari kesalahan yang tidak disengaja.

Namun pada Senin, Red Bull merilis pernyataan resmi yang meluruskan tuduhan tersebut. Mereka menegaskan anggapan itu tidak benar.

"Rekaman ulang menunjukkan Antonelli sempat kehilangan kendali atas mobilnya, sehingga Norris dapat menyalipnya. Kami sangat menyesalkan hal ini menyebabkan Antonelli menerima hinaan daring." tulis Red Bull

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli
Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli
Sumber :
  • Facebook/F1

Terkait tudingan tersebut, Antonelli menyebut dirinya tidak pernah terlintas untuk memberi jalan kepada pesaing secara sengaja.

“Tidak mudah mendapatkan semua komentar seperti itu, terutama untuk sesuatu yang tidak akan pernah saya lakukan seperti melambaikan tangan melewati pesaing.” tegasnya.

Ia menjelaskan dirinya sedang berjuang untuk posisi ketiga dan memaksa ban hingga batas sehingga terjadi kesalahan. Setelah balapan, serangan di media sosial membuatnya terpukul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada saat itu saya melakukan kesalahan dan Lando menyalip saya dan, Anda tahu, kemudian setelah balapan menerima komentar seperti itu, sangat menyakitkan.” ujarnya.

Namun dukungan mulai mengalir. Ollie Bearman, yang pernah menjadi rekan setimnya, bahkan menyebut para pelaku perundungan sebagai 'sampah dunia'.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT