News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ganggu Dominasi Mercedes saat F1 GP Jepang 2026, Oscar Piastri Yakin The Silver Arrows Masih Bisa Dikalahkan di Musim Ini

Pembalap tim McLaren, Oscar Piastri berhasil mengganggu dominasi dari Mercedes di awal musim F1 2026.
Selasa, 7 April 2026 - 19:05 WIB
Pembalap McLaren, Oscar Piastri
Sumber :
  • Instagram @oscarpiastri

tvOnenews.com - Pembalap tim McLaren, Oscar Piastri berhasil mengganggu dominasi dari Mercedes di awal musim F1 2026.

Momen itu terjadi pada gelaran F1 GP Jepang 2026 yang berlangsung pada akhir bulan Maret kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Suzuka, Piastri berhasil mempersulit dua pembalap Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell.

Meski dirinya gagal menahan Kimi Antonelli untuk menang, Oscar Piastri tatap berhasil menghadang Russell untuk naik podium.

Pembalap McLaren, Oscar Piastri
Pembalap McLaren, Oscar Piastri
Sumber :
  • Instagram @oscarpiastri

Piastri berhasil finis di posisi ke-2 dibelakang Kimi Antonelli yag mengunci kemenangan keduanya musim ini.

Dibelakangnya ada Charles Leclerc yang melengkapi podium F1 GP Jepang 2026 dan George Russell yang harus puas finisi P4.

Atas keberhasilan di Jepang itu, Piastri mengaku termotivasi menghadapi sisa balapan di musim ini.

Ia menilai dominasi Mercedes masih bisa dipatahkan sepanjang musim berjalan.

Mercedes membuka musim dengan dua finis 1-2 di Australia dan China sebelum rentetan itu terhenti di Suzuka.

“Ya. Saya rasa kami tahu dari tahun lalu, atau kami tahu dari tahun lalu, bahwa bahkan ketika Anda memiliki mobil terbaik, Anda tetap perlu menjalankannya pada level yang sangat tinggi. Dan saya rasa, dari pihak kami, kami melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam hal itu," kata Oscar Piastri.

“Tetapi saya rasa menarik untuk melihat ketika orang lain memiliki mobil tercepat, itu tidak semudah itu. Dan ya, saya rasa fakta bahwa saya bisa menahan George di belakang begitu lama sangatlah menggembirakan," lanjutnya.

“Tetapi kami tidak berilusi. Kami melakukan semuanya dengan benar akhir pekan ini dan kami masih dikalahkan dengan selisih 15 detik, jadi kami memiliki celah yang cukup besar untuk dikejar," ungkap Piastri.

"Saya yakin kami bisa mencapainya, tetapi ya, kami masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan.” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga membayangkan hasil berbeda tanpa kehadiran Safety Car yang mengubah strategi balapan.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT