News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Juara Dunia Tapi Tak Aman, Masa Depan Marc Marquez di MotoGP 2026 Masih Misteri

Masa depan Marc Marquez masih menggantung karena kontraknya hanya berlaku sampai penghujung musim 2026.
Kamis, 27 November 2025 - 23:47 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • Facbook/MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Gelar Juara Dunia MotoGP 2025 ternyata tidak otomatis membuat posisi Marc Marquez aman. Masa depan The Baby Alien masih menggantung karena kontraknya hanya berlaku sampai penghujung musim 2026.

Hingga kini belum ada kejelasan apakah ia bakal memperpanjang kerja sama, pindah ke tim lain, atau bahkan memutuskan untuk menggantung helm.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • Ducati Corse

 

Dalam wawancara eksklusif bersama MotoGP.com, Marquez menegaskan bahwa 2026 akan menjadi musim paling penuh gejolak. Sebanyak 19 pembalap berada pada tahun terakhir kontrak, berbarengan dengan perubahan aturan besar pada 2027: kapasitas mesin diperkecil menjadi 850cc dan ban resmi beralih dari Michelin ke Pirelli.

Perubahan besar itu membuat semua pembalap, termasuk Marquez, harus benar-benar memperhatikan performa motor masing-masing sepanjang 2026.

Tujuannya jelas yakni agar mereka bisa memilih tim paling ideal untuk menghadapi era baru 2027, meski Ducati saat ini masih terlihat sebagai tim terkuat.

“Musim 2026 akan menarik bukan hanya karena perebutan gelar,” ujar Marquez.

“Persaingan di paddock, negosiasi tim, semuanya akan membuat situasi memanas. Ini mungkin bursa transfer paling rumit sepanjang karier saya,” tambahnya.

Sejak menjalani debut pada 2013, Marquez selalu menunggangi mesin 1000cc. Satu-satunya penyesuaian besar yang ia lalui hanyalah pergantian ban dari Bridgestone ke Michelin pada 2016.

Karena itu, ia menyadari pentingnya memilih proyek jangka panjang dengan sangat hati-hati.

Marc Marquez bicara soal masa depannya jelang MotoGP 2026
Marc Marquez bicara soal masa depannya jelang MotoGP 2026
Sumber :
  • Instagram/Marc Marquez

 

“Selama saya balapan, regulasi jarang berubah besar-besaran. Biasanya lebih mudah memprediksi motor mana yang cocok. Tapi kali ini beda. Tidak ada yang tahu motor siapa yang bakal jadi raja di era baru,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marquez juga tidak menutup peluang untuk pensiun. Pada Februari 2027 ia akan berusia 34 tahun, dan ia menegaskan hanya akan bertahan jika masih mampu bersaing di puncak.

“Kita harus mengikuti intuisi. Kalau saya masih membalap, berarti saya yakin bisa menang. Jika tidak, lebih baik saya mundur. Saya ada di sini untuk merebut gelar dunia, itu target dan juga tekanan terbesar saya,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT