Dua Ridernya Kuasai Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Ungkap Aturan Perebutan gelar Juara untuk Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
- Instagram/Aprilia
tvOnenews.com - CEO Aprilia, Massimo Rivola, menegaskan dua ridernya bebas bersaing penuh dalam perebutan gelar MotoGp 2026 ini.
Menurut Rivola, keputusan tim sederhana dan adil bagi Marco Bezzecchi serta Jorge Martin yang saat ini duduk di peringkat pertama dan kedua klasemen MotoGP 2026.
“Bebas untuk balapan sampai perhitungan matematis mencoret salah satu dari mereka” kata Massimo Rivola.
- Instagram/Aprilia
Sebagaimana kita tahu, Aprilia membuka musim MotoGP 2026 dengan dominasi yang meyakinkan.
Marco Bezzecchi menyapu bersih tiga Grand Prix awal, memperpanjang tren positif sejak Portimao 2025.
Rekor kemenangan beruntunnya kini mencapai lima seri. Ia juga mencatat 121 lap beruntun memimpin balapan, torehan baru di MotoGP.
Meski begitu, jarak klasemen tipis. Bezzecchi hanya unggul empat poin dari Martin yang tampil konsisten sejak putaran pembuka.
Martin memulai musim dengan P4 di Thailand. Ia lalu finis runner-up di Brasil dan Amerika, setelah menang Sprint sehari sebelumnya.
Kebangkitannya impresif mengingat ia absen lama musim lalu karena cedera dan sempat mencoba mengaktifkan klausul keluar kontrak.
Aprilia menghadapi situasi tak terduga. Dua pembalapnya kini sama-sama kandidat kuat juara sejak awal kalender.
Kondisi ini mengingatkan pada kisah Martin saat masih bersama Ducati pada 2024, ketika ia memutuskan hengkang usai promosi dibatalkan.
Kala itu, Martin justru mengalahkan Francesco Bagnaia dalam perebutan titel, meski Ducati tetap menjaga netralitas teknis.
Aprilia diyakini akan meniru pendekatan tersebut agar persaingan internal tidak merusak stabilitas tim sepanjang musim.
(akg)
Load more