News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jorge Lorenzo Sebut Marc Marquez Bisa Jadi Juara Dunia MotoGP dengan Tiga Pabrikan Berbeda, jika...

Jorge Lorenzo menyebut bahwa Marc Marquez (Ducati Lenovo) bisa saja menjadi juara dunia MotoGP dengan tiga pabrikan berbeda di masa depan.
Selasa, 25 November 2025 - 10:01 WIB
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez
Sumber :
  • REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Jakarta, tvOnenews.com - Jorge Lorenzo menyebut bahwa Marc Marquez (Ducati Lenovo) bisa saja menjadi juara dunia MotoGP dengan tiga pabrikan berbeda di masa depan.

Mantan juara dunia kelas premier itu mengungkapkan bahwa Marc Marquez bisa meraih status bergengsi tersebut jika mengendarai motor Aprillia RS-GP. Pernyataan ini tentu bukan tanpa alasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab Lorenzo menilai motor Aprillia RS-GP sudah bisa bersaing dengan motor Desmosedici GP milik Ducati, jika ditinjau dari perkembangan signifikan selama beberapa seri terakhir musim 2025.

"Marc Marquez, dengan Aprilia, juga akan melaju dengan sangat cepat," kata Jorge Lorenzo dalam laman DAZN.

Pabrikan Aprillia memang tengah menjadi sorotan, apalagi mereka berhasil menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Marco Bezzecchi selaku pembalap andalannya tengah berada di performa terbaiknnya untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.

Rider berjuluk The Bezz itu tercatat sudah tiga kali menang dalam seri balapan GP Inggris, GP Portugal, dan GP Valencia pada MotoGP 2025. Anak didik Valentino Rossi itu juga menunjukkan Aprillia memang akan menjadi ancaman serius ketika memecahkan rekor lap satu putaran tercepat di GP Indonesia dan GP Australia.

Hal kontras ditunjukkan Ducati setelah Marc Marquez mengalami cedera di MotoGP Indonesia 2025 pada awal Oktober lalu, tim pabrikan asal Borgo Panigale Italia ini gagal naik podium dalam sisa seri setelah Francesco Bagnaia lebih sering gagal finis (DNF).

Ducati dan Aprillia tengah dalam posisi mengembangkan kekuatan untuk menatap musim depan. Ducati dan Aprillia juga baru menyelesaikan sesi tes uji coba pertama di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia pada pekan lalu.

Maka tak heran jika Jorge Lorenzo berpendapat bahwa Marc Marquez bisa menjadi juara dunia MotoGP di tiga pabrikan berbeda, yakni setelah meraihnya bertahun-tahun bersama Honda dan baru-baru ini bersama Ducati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut klasemen akhir MotoGP 2025 usai GP Valencia pada Minggu (16/11/2025):

  1.     Marc Marquez - Ducati Lenovo Team - Ducati: 545 poin
  2.     Alex Marquez - BK8 Gresini Racing - Ducati: 467 poin
  3.     Marco Bezzecchi - Aprilia Racing - Aprilia: 353 poin
  4.     Pedro Acosta - Red Bull KTM Factory Racing - KTM: 307 poin
  5.     Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati: 288 poin
  6.     Fabio di Giannantonio - Pertamina Enduro VR46 - Ducati: 262 poin
  7.     Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 - Ducati: 231 poin
  8.     Fermin Aldeguer - BK8 Gresini Racing - Ducati: 214 poin
  9.     Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha: 201 poin
  10.     Raul Fernandez - Trackhouse Racing - Aprilia: 172 poin
  11.     Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM: 155 poin
  12.     Johann Zarco - LCR Honda Castrol - Honda: 148 poin
  13.     Luca Marini - Honda HRC Castrol - Honda: 142 poin
  14.     Enea Bastianini - Red Bull KTM Tech 3 - KTM: 112 poin
  15.     Joan Mir - Honda HRC Castrol - Honda: 96 poin
  16.     Ai Ogura - Trackhouse Racing - Aprilia: 89 poin
  17.     Jack Miller - Prima Pramac Racing - Yamaha: 79 poin
  18.     Maverick Vinales - Red Bull KTM Tech 3 - KTM: 72 poin
  19.     Alex Rins - Monster Energy Yamaha - Yamaha: 68 poin
  20.     Miguel Oliveira - Prima Pramac Racing - Yamaha: 43 poin
  21.     Jorge Martin - Aprilia Racing - Aprilia: 34 poin
  22.     Pol Espargaro - Red Bull KTM Tech 3 - KTM: 29 poin
  23.     Takaaki Nakagami - Honda HRC - Honda: 10 poin
  24.     Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia: 8 poin
  25.     Augusto Fernandez - Monster Energy Yamaha - Yamaha: 8 poin
  26.     Somkiat Chantra - LCR Honda Idemitsu - Honda: 7 poin
  27.     Nicolo Bulega - Ducati Lenovo Team - Ducati: 2 poin
  28.     Aleix Espargaro - Honda HRC - Honda: 0 poin
  29.     Michele Pirro - Ducati Lenovo Team - Ducati: 0 poin.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT