News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Schumacher Kecam Tuduhan pada McLaren Lebih Prioritaskan Lando Norris untuk Raih Gelar Juara F1 2025: Omong Kosong!

Eks pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, mengecam tudingan fans yang menilai McLaren lebih memprioritaskan Lando Norris dibanding Oscar Piastri dalam perebutan gelar juara dunia F1 2025.
Sabtu, 1 November 2025 - 17:38 WIB
Pembalap McLaren, Lando Norris
Sumber :
  • Instagram @lando

tvOnenews.com - Eks pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, mengecam tudingan fans yang menilai McLaren lebih memprioritaskan Lando Norris dibanding Oscar Piastri dalam perebutan gelar juara dunia F1 2025.

Ralf Schumacher menyebut anggapan itu tak berdasar dan hanyalah omong kosong belaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rumor tersebut mulai mencuat setelah F1 GP Meksiko 2025, di mana Norris tampil dominan dan meraih kemenangan dengan selisih lebih dari 30 detik.

Pembalap McLaren, Lando Norris di Formula 1 2025
Pembalap McLaren, Lando Norris di Formula 1 2025
Sumber :
  • REUTERS/Raquel Cunha

 

Sementara itu, Piastri yang sempat kesulitan menemukan ritme balapnya, harus puas finis di posisi kelima di belakang pembalap muda Haas, Ollie Bearman.

Hasil tersebut membuat Norris unggul satu poin atas Piastri di klasemen sementara kejuaraan pembalap.

Namun, sebagian fans menilai performa berbeda itu sebagai tanda bahwa McLaren lebih condong mendukung Landon Norris, mengingat hubungan jangka panjangnya dengan tim.

Terkait ramainya kabar tersebut, Ralf Schumacher pun menepis dengan tegas isu tersebut.

"Teori itu benar-benar omong kosong, maaf. Absurd. Lando sendiri yang menjelaskannya dengan sangat baik," ujarnya dalam podcast F1 Sky Germany.

Schumacher juga menyoroti betapa mudahnya media sosial memperkeruh suasana di tengah persaingan dua pembalap hebat.

Pembalap McLaren, Lando Norris
Pembalap McLaren, Lando Norris
Sumber :
  • Instagram @lando

 

"Ada lebih banyak hal yang terjadi di sini, dan saya hampir bisa bilang itu termasuk perilaku perundungan. Saya merasa luar biasa apa yang disebarkan di media saat ini. Begitu banyak omong kosong yang beredar," lanjutnya.

Tak hanya itu, Ralf menegaskan bahwa bos McLaren, Zak Brown, bersikap adil kepada kedua pembalapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya ingin mengatakan satu hal tentang ini dan saya mendengarnya dari sumber yang dapat dipercaya Zak Brown tidak memihak siapa pun, dia tidak peduli. Selama salah satu pembalapnya memenangkan gelar juara dunia, namanya tidak penting. Dia seorang pengusaha. Sebaik apapun dia, dia tangguh.” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT