News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Finis di MotoGP Australia 2025, Francesco Bagnaia Heran dengan Kesialan yang Ia Alami Sejak Mendominasi Motegi

Francesco Bagnaia mengaku heran dengan kesialan yang terus menghantuinya setelah tampil luar biasa di MotoGP Jepang 2025 lalu.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:00 WIB
Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - Francesco Bagnaia mengaku heran dengan kesialan yang terus menghantuinya setelah tampil luar biasa di MotoGP Jepang 2025 lalu.

Rider andalan tim Ducati Lenovo itu kembali gagal finis di MotoGP Australia 2025 yang digelar di Phillip Island akhir pekan kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juara dunia dua kali tersebut mengakui performanya menurun drastis sejak libur musim panas.

Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • MotoGP

 

Dari empat balapan terakhir, Francesco 'Pecco' Bagnaia hanya sekali mampu meraih poin, sementara tiga lainnya berakhir tanpa hasil.

“Untuk warm-up, kami mencoba sesuatu yang ternyata menjadi bencana, mustahil untuk berkendara seperti itu,” ujar Bagnaia kepada Sky Italy.

Pada balapan utama, Pecco sempat mencoba arah berbeda dalam pengaturan motor demi mencari solusi.

Ia merasa bisa memacu motornya lebih agresif, namun tetap mengalami kesulitan besar di sektor pengereman.

“Sayangnya, saya tidak bisa mengerem dan memasuki tikungan seperti yang saya inginkan, tetapi setidaknya saya bisa mendekati pembalap di depan saya,” tambahnya.

Bagnaia sempat menempati posisi ke-12 sebelum terjatuh di lap ke-24 dari total 27 putaran. Hasil ini menjadi lanjutan tren negatif setelah gagal tampil kompetitif di Mandalika.

Menurut Bagnaia, performa motornya sebenarnya sama seperti ketika menang di Motegi

Namun, ia mengaku bingung mengapa kali ini motor Ducati Desmosedici GP25 terasa jauh berbeda.

“Motegi, tempat kami tiba setelah tes Misano yang baik, menunjukkan bahwa jika saya dalam kondisi yang tepat, saya bisa melakukannya dengan baik,” ujarnya.

“Apa yang terjadi setelahnya tidak bisa diterima. Motor yang sama seharusnya kompetitif, tapi kali ini sangat sulit dikendalikan,” lanjutnya.

Sementara Bagnaia terpuruk, rekan sesama pengguna Ducati GP25, Fabio Di Giannantonio, justru tampil impresif dengan finis kedua di Phillip Island.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil itu membuat posisi Bagnaia di klasemen sementara disalip Marco Bezzecchi dari Aprilia.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT