News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Jemawa, Bos Baru Red Bull Sebut Dirinya Tak Ada Kontribusi atas Kemenangan Max Verstappen di F1 GP Italia 2025

Red Bull Racing kembali merasakan manisnya kemenangan di F1 GP Italia 2025 berkat performa impresif Max Verstappen.
Jumat, 12 September 2025 - 15:18 WIB
Max Verstappen, Laurent Mekies dan Yuki Tsunoda
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

tvOnenews.com - Red Bull Racing kembali merasakan manisnya kemenangan di F1 GP Italia 2025 berkat performa impresif Max Verstappen. 

Meski berhasil bangkit di F1 2025, bos baru tim Red Bull yakni Laurent Mekies justru merendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskies bahkan menyebut kalau dirinya tak memberi kontribusi banyak untuk kemenangan MAx Verstappen di Monza akhir pekan lalu.

Max Verstappen, Laurent Mekies dan Yuki Tsunoda
Max Verstappen, Laurent Mekies dan Yuki Tsunoda
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

 

Di Monza, Verstappen tampil gemilang dengan dominasi penuh sejak awal hingga garis finis.

Ia unggul hampir 19 detik dari pesaing terdekatnya, Lando Norris, pembalap McLaren.

Kemenangan ini jadi yang pertama bagi Red Bull sejak Christian Horner hengkang pada Juli lalu.

Banyak pihak menyebut hadirnya Mekies sebagai faktor kebangkitan tim.

Namun, berbeda dari pujian yang datang, Mekies justru mengecilkan perannya. Ia menegaskan bahwa kemenangan Verstappen sama sekali bukan karena dirinya.

Max Verstappen di F1 GP Italia 2025
Max Verstappen di F1 GP Italia 2025
Sumber :
  • Facebook/Red Bull

 

"Jawabannya sangat mudah, kontribusi saya nol," ujar Mekies dikutip dari laman Crash.

"Dan saya juga tidak bercanda." lanjutnya.

Mekies menekankan bahwa keberhasilan ini sepenuhnya hasil kerja keras tim. Menurutnya, ribuan orang di balik layar Red Bull adalah kunci utamanya.

"Ada 1.500 orang yang bekerja membuat mobil lebih cepat, jadi merekalah orang-orang berbakat yang menemukan seperseratus hingga seperseribu detik," ucap Mekies.

Ia menambahkan, perannya hanya sebatas menjaga para talenta itu berada di kondisi terbaik agar potensi mereka bisa maksimal sepanjang akhir pekan.

"Satu-satunya peran kami adalah memastikan bahwa para talenta ditempatkan di kondisi yang tepat untuk memaksimalkan potensi mereka," tegas Mekies.

Kemenangan ini terasa spesial karena tahun lalu Red Bull justru tampil buruk di Monza. Saat itu Verstappen hanya finis keenam, hasil terburuk musim 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, bersama bos barunya, Red Bull terlihat bangkit. Meski begitu, Mekies tetap ingin sorotan utama tertuju pada Verstappen dan seluruh tim teknis di Milton Keynes.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT