News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kehilangan Banyak Poin di F1 GP Italia 2025, George Russell Malu Gagal Bawa Mercedes Tempel Ferrari di Klasemen

Setelah gagal menyalip Charles Leclerc di posisi keempat saat F1 Gp Italia 2025, George Russell mengaku malu karena tak mampu membantu Mercedes menempel Ferrari
Selasa, 9 September 2025 - 14:37 WIB
George Russell
Sumber :
  • Facebook/F1

tvOnenews.com - Setelah gagal menyalip Charles Leclerc di posisi keempat saat F1 Gp Italia 2025, George Russell mengaku malu karena tak mampu membantu Mercedes menempel Ferrari.

George Russell mengaku kecewa sekaligus malu setelah gagal membawa Mercedes menjaga persaingan ketat dengan Ferrari di klasemen konstruktor F1 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada gelaran F1 GP Italia 2025, Russell hanya mampu finis di posisi kelima.

Valterri Bottas, Toto Wolff, Kimi Antonelli dan George Russell
Valterri Bottas, Toto Wolff, Kimi Antonelli dan George Russell
Sumber :
  • F1

 

Sementara rekan setimnya, Kimi Antonelli, harus puas menutup balapan di urutan kesembilan.

Sementara di kubu Ferrari, Charles Leclerc sukses finis keempat dan Lewis Hamilton menutup balapan di posisi keenam, membawa pulang poin lebih banyak.

Dari hasil tersebut, Ferrari berhasil mengoleksi 20 poin, sedangkan Mercedes hanya meraih 12 poin. 

Selisih ini membuat posisi Mercedes makin tertekan di papan klasemen konstruktor F1 2025 ini..

"Jelas sedikit malu kehilangan lebih banyak poin dengan persaingan menghadapi Ferrari di konstruktor, tapi aku cukup puas dengan balapan," kata George Russell dikutip dari Formula 1.

Meski begitu, Russell mengakui tak banyak yang bisa dilakukan karena Ferrari tampil solid di hadapan tifosi dengan strategi dan kecepatan yang konsisten.

George Russell
George Russell
Sumber :
  • Facebook/F1

 

Situasi ini membuat Mercedes kini tertinggal 20 poin dari Ferrari di klasemen konstruktor. Ferrari mantap di posisi kedua dengan 280 poin.

Di sisi lain, McLaren masih terlalu dominan di puncak klasemen konstruktor setelah mengoleksi 617 poin dari 16 seri yang sudah digelar musim ini.

Russell menyebut timnya harus segera memperbaiki performa menjelang seri berikutnya agar tidak semakin jauh tertinggal dalam perburuan posisi runner-up.

Mercedes kini menatap GP Azerbaijan yang digelar pada 19 hingga 21 September mendatang dengan harapan bisa bangkit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Russell, hasil di Monza harus menjadi motivasi. Ia percaya Mercedes bisa lebih kompetitif jika konsistensi dan strategi bisa ditingkatkan dalam balapan mendatang.

(ant/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT