News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Pengganti Yuki Tsunoda untuk F1 2026 Mencuat! Bukan dari Racing Bulls, Red Bull Dikabarkan akan Datangkan...

Rumor besar berhembus di dunia Formula 1 baru-baru ini, dimana  Red Bull disebut melirik satu nama yang akan menggantikan Yuki Tsunoda di F1 2026 mendatang.
Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:30 WIB
Yuki Tsunoda
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Rumor besar berhembus di dunia Formula 1 baru baru ini, dimana  Red Bull disebut melirik satu nama yang akan menggantikan Yuki Tsunoda di F1 2026 mendatang.

Bukan mempromosikan pembalap mereka dari Racing Bulls seperti biasa, Red Bull kabarnya melirik driver dari luar F1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari rumor yang beredar, Red Bull melirik juara IndyCar empat kali, Alex Palou, sebagai pengganti Yuki Tsunoda.

Yuki Tsunoda
Yuki Tsunoda
Sumber :
  • F1

 

Menurut laporan IndyStar, Red Bull dikabarkan ingin membawa Palou dari Chip Ganassi Racing untuk dipasangkan dengan Max Verstappen di F1 2026 mendatang.

Palou dan manajernya yakni Roger Yasukawa, sempat dimintai komentar terkait isu ini.

Namun keduanya membantah adanya pembicaraan dengan Red Bull mengenai kepindahan ke F1.

Akan tetapi, Chip Ganassi Racing juga menegaskan belum ada diskusi resmi sejauh ini. 

Meski begitu, kontrak Palou diyakini memiliki klausul khusus yang memungkinkan dirinya pindah ke Formula 1.

Yuki Tsunoda
Yuki Tsunoda
Sumber :
  • F1

 

Kontrak tersebut berlaku hingga musim IndyCar 2026. Jika klausul itu diaktifkan, Red Bull disebut perlu mengeluarkan dana besar untuk menebus Palou.

Menariknya, kabar ini bertolak belakang dengan pernyataan Palou tiga bulan lalu, usai memenangi Indianapolis 500 pertamanya. Saat itu ia menepis kemungkinan pindah ke F1.

"F1 tidak lagi menarik perhatian saya," ujar Palou saat itu kepada IndyStar.

"Saya penggemar berat, tapi saya rasa mereka tidak sesenang saya di sini." lanjutnya.

Diketahui kalau Palou sempat hampir menembus F1 pada 2023 lalu saat dirinya meneken kontrak dengan Arrow McLaren.

Salah satu alasan Palou menandatangani kontrak itu dengan tujuan mendapat kursi di Formula 1 tahun berikutnya.

Namun Ganassi mengaktifkan opsi kontraknya. Perselisihan keduanya sempat masuk ke pengadilan, sebelum akhirnya Palou bertahan di IndyCar bersama Ganassi.

Setahun berselang, Palou kembali mengejutkan dunia balap dengan menolak McLaren. Ia memilih tetap di Ganassi, hingga membuat McLaren menuntut ganti rugi besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokumen hukum menyebut Palou mengaku melanggar kontrak, tetapi ia kehilangan kepercayaan pada McLaren untuk memberinya kursi Formula 1.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT