News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Francesco Bagnaia Merasa Podium di MotoGP Aragon 2025 Seperti Sebuah Kemenangan: Ini Finis Ketiga yang Fantastis!

Rider tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia terlihat sangat senang dengan keberhasilannya meraih podium pada gelaran MotoGP Aragon 2025.
Rabu, 11 Juni 2025 - 18:40 WIB
Rider Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Ducati Corse Official

tvOnenews.com - Rider tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia terlihat sangat senang dengan keberhasilannya meraih podium pada gelaran MotoGP Aragon 2025.

Francesco 'Pecco' Bagnaia yang meraih hasil buruk di dua grand prix terakhir berhasil bangkit saat MotoGP Aragon 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pecco berhasil memutus catatan buruknya dengan finis di posisi ketiga pada MotoGP Aragon 2025 di belakang Marquez bersaudara.

Rider Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Rider Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Ducati Corse Official

 

Ini merupakan podium pertama Pecco setelah terakhir kali ia raih saat MotoGP Spanyol 2025 pertengahan bulan April lalu.

Sebelumnya Pecco finis di posisi ke-16 saat MotoGP Prancis dan gagal finis saat Grand Prix Britania Raya di Silverstone.

Maka dari itu lah, Pecco merasa kalau podium di MotoGP Aragon 2025 seperti sebuah kemenangan untuknya.

Melansir dari laman Crash, Pecco merasakan sangat senang bisa meraih podium pada gelan MotoGP Aragon 2025 akhir pekan lalu.

"Saya merasa menang hari ini. Ini adalah finis ketiga yang fantastis, tidak hanya bagi saya tetapi juga bagi tim karena mereka bekerja sangat keras untuk mencoba memahami situasi saya. Tetapi itu juga sulit bagi mereka," terang Francesco Bagnaia.

Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia
Sumber :
  • MotoGP

 

“Misalnya, pagi ini, kami memutuskan untuk mengubah detail kecil, dan itu membuat perbedaan besar bagi saya karena saya bisa mengerem lebih keras tanpa harus lock-up," sambungnya.

"Sampai kemarin Sabtu, saya menggunakan seluruh tenaga untuk memperlambat motor, tetapi motor tidak mau melambat dan terkunci di mana-mana," terangnya.

"Hari ini kami hanya mengubah sesuatu pada cakram dan sejak awal hari Warm-Up saya mampu mengerem lebih keras saat saya membutuhkannya, mengerem lebih sedikit saat saya merasa bagian depan terkunci, jadi itu adalah langkah besar bagi saya dan itu adalah detail kecil yang memberi saya sedikit lebih banyak kepercayaan diri yang telah membantu saya untuk menjadi kompetitif putaran demi putaran." tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan di MotoGP Aragon 2025 pun membuat Pecco kini semakin kokoh di peringkat ketiga dengan torehan 140 poin.

Francesco Bagnaia masih tertinggal 61 poin dari rider Gresini Racing, Alex Marquez yang di posisi kedua dengan koleksi 201 poin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT