Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Utama Performanya Menurun pada Lap-lap Terakhir MotoGP Amerika Serikat 2026
- Instagram/@pecco63
tvOnenews.com - Performa rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, terlihat merosot cukup tajam pada lap-lap akhir MotoGP Amerika Serikat di Circuit of the Americas (CotA) akhir pekan kemarin.
Bahkan seusai race, Francesco Bagnaia mengatakan jika fase akhir race MotoGP Amerika Serikat seperti mimpi buruk baginya.
Pecco juga mengatakan kalau sejak sesi pagi, pembalap Ducati Lenovo itu sudah merasakan gejala tak biasa.
- Instagram/@pecco63
Ia mengakui jika motor Desmosedici GP26 miliknya terasa berat, ritme masuk tikungan sulit dipertahankan.
“Jujur saja, saya mulai kesulitan sejak pagi,” kata Bagnaia.
“Bahkan saat pemanasan, saya merasa tidak seperti kemarin; Motornya jauh lebih berat, dan sulit untuk mempertahankan kecepatan masuk tikungan yang sama seperti di balapan-balapan selanjutnya di akhir pekan," tambahnya.
“Lalu di balapan, begitu saya mulai, saya merasa kondisi saya kurang baik. Cengkeraman ban belakang agak rendah, mungkin karena kondisi lintasan, dan saya mulai kesulitan.” lanjut Pecco.
Meski sempat berada di posisi kelima, Bagnaia tak mampu menahan serangan beruntun. Dalam tiga lap terakhir, ia kehilangan lima posisi sekaligus.
“Saya hanya menunggu sampai ban pembalap lain di depan mulai aus, tetapi ban saya malah semakin aus. Jadi, tanpa banyak usaha, saya langsung menghancurkan ban belakang,” katanya.
“Saya hanya mencoba sedikit memacu diri dengan empat lap tersisa untuk menjaga Marc dan Enea tetap di belakang, tetapi dua lap terakhir adalah mimpi buruk karena saya berisiko mengalami kecelakaan," ujarnya.
“Begitu saya sedikit condong ke sisi kanan, saya kehilangan kendali, dan saya mulai mencatatkan waktu putaran 2 menit 5 detik, jadi sangat lambat.” pungkas Pecco.
(akg)
Load more