News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewis Hamilton Ungkap Asal Usul Kalimat 'Hammer Time' yang Ikonik ketika di Mercedes, Ternyata Berasal dari...

Pembalap asal Inggris, Lewis Hamilton, mengungkapkan kalimat ikonik 'Hammer Time' yang sering diucapkan saat berkomunikasi saat balapan ketika dirinya masih membela Mercedes.
Kamis, 6 Maret 2025 - 12:37 WIB
Lewis Hamilton saat di Mercedes
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Pembalap asal Inggris, Lewis Hamilton, mengungkapkan kalimat ikonik 'Hammer Time' yang sering diucapkan saat berkomunikasi dengan tim ketika masih membela Mercedes.

Selama 12 tahun membela Mercedes di Formula 1 atau F1, istilah 'Hammer Time' menjadi salah satu kalimat yang melekat dengan Lewis Hamilton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalimat 'Hammer Time' merupakan pesan radio yang digunakan mantan teknisi balap F1, Peter Bonnington sebagai panggilan darurat untuk Hamilton.


Lewis Hamilton di Mercedes (sumber: Antara)

Melansir dari laman Crash, Lewis Hamilton ternyata pernah mengungkapkan asal usul dari kalimat 'Hammer Time' yang ikonik itu.

Hamilton mengatakan jika kalimat tersebut merujuk pada slogan di dalam lagu MC Hammer tahun 1990 berjudul U Can't Touch This.

Hal tersebut dikombinasikan dengan inisial tiga huruf milik Hamilton di Formula 1 yakni 'HAM'.

"Saya rasa saya yang menemukan saat yang tepat untuk memukul," kata Lewis Hamilton. 

"Ada saat di mana dia berkata, 'sekarang saatnya untuk mendorong,' dan saya merasa frustasi dengannya karena saya berkata, 'Bung, saya sudah mendorong!'" sambungnya.

Lewis Hamilton di Mercedes (sumber: Mercedes)

"Tetapi saya seperti, jika Anda mencoba meminta sekaranglah saatnya untuk mengerahkan segenap kemampuan, menggunakan semua yang Anda miliki, saya katakan saja bahwa sekaranglah saatnya untuk memukul," lanjutnya.

Hamilton pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bono yang merupakan salah satu orang yang cukup lama bekerjasama dengannya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Bono, saya telah menjalani perjalanan yang luar biasa bersamanya. Saya rasa kami memiliki salah satu kemitraan pengemudi-insinyur terlama, jika bukan yang terlama yang pernah ada. Dia sangat berperan penting dalam kesuksesan saya." kata Lewis Hamilton.

Kini setelah mengarungi perjalanan 12 tahun dengan Mercedes, Lewis Hamilton akan memulai babak baru bersama Ferrari di F1 2025.

Lewis Hamilton pun sedang mempertimbangkan alternatif untuk panggilan radio F1 ikoniknya itu setelah bergabung dengan Ferrari.

Lewis Hamilton di Ferrari (sumber: F1)

“Saya belum berbicara dengan teknisi saya mengenai hal itu. Saya tidak tahu bagaimana kedengarannya dengan aksen Italia, jadi saya mungkin harus mencari kata Italia. Kami mungkin akan menemukan sesuatu yang baru," ungkap Lewis Hamilton.

Kepindahan Lewis Hamilton ke Ferrari menjadi salah satu momen yang cukup mencuri perhatian pada gelaran Formula 1 atau F1 2025 kali ini.

Banyak yang berharap bergabungnya Lewis Hamilton dengan Ferrari bisa membuat dirinya kembali masuk dalam persaingan gelar juara F1 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewis Hamilton seakan menghilang dari perebutan gelar juara F1 sejak insiden kontroversi di GP Abu Dhabi tahun 2021 lalu.

(akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diserbu 10 Ribu Peserta, Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor

Diserbu 10 Ribu Peserta, Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor

IDBW 2025 terselenggara melalui kolaborasi strategis empat co-host.
Jangan Anggap Sepele! Ini Tanda-tanda Sariawan yang Berpotensi Jadi Kanker Mulut

Jangan Anggap Sepele! Ini Tanda-tanda Sariawan yang Berpotensi Jadi Kanker Mulut

Sariawan umumnya ringan, namun jika tak kunjung sembuh bisa menjadi tanda kanker mulut. Kenali penyebab, gejala, dan cara pencegahannya di sini.
Penembakan Massal Brutal di Pantai Australia: 12 Orang Tewas

Penembakan Massal Brutal di Pantai Australia: 12 Orang Tewas

Kepolisian New South Wales (NSW) menginformasikan bahwa jumlah korban tewas dalam insiden penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, bertambah menjadi 12 orang.
Eks Manajer Valentino Rossi Yakin Marc Marquez Tinggalkan Ducati untuk Kembali Perkuat Honda

Eks Manajer Valentino Rossi Yakin Marc Marquez Tinggalkan Ducati untuk Kembali Perkuat Honda

Masa depan Marc Marquez di Ducati masih jadi tanda tanya besar di MotoGP 2027.
Sakit Hati Anggota DPR RI Ini Lihat Brutalnya 6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang di Kalibata: Saya Minta Kapolri Tindak Tegas, Pecat

Sakit Hati Anggota DPR RI Ini Lihat Brutalnya 6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang di Kalibata: Saya Minta Kapolri Tindak Tegas, Pecat

Anggota DPR RI, Melchias Markus Mekeng, mendesak Kapolri untuk tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap enam polisi mengeroyok dua Mata Elang hingga korban tewas di Kalibata, Jakarta Selatan.
Disambut Hangat Masyarakat Lereng Merapi, Kesenian Ludruk Masih Relevan Menjadi Kritik Masyarakat

Disambut Hangat Masyarakat Lereng Merapi, Kesenian Ludruk Masih Relevan Menjadi Kritik Masyarakat

Kesenian tradisional ludruk kembali membuktikan relevansinya dalam merespons isu-isu sosial kontemporer dan dinamika perjuangan rakyat. Hal ini diangkat dalam pementasan lakon "Ku Tunggu di Jogja" yang dibawakan oleh Komunitas Kegiatan Mahasiswa (KKM) Studi Teater Tradisi (Status) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Omah Petroek, Sabtu (13/12) malam.

Trending

Sakit Hati Anggota DPR RI Ini Lihat Brutalnya 6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang di Kalibata: Saya Minta Kapolri Tindak Tegas, Pecat

Sakit Hati Anggota DPR RI Ini Lihat Brutalnya 6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang di Kalibata: Saya Minta Kapolri Tindak Tegas, Pecat

Anggota DPR RI, Melchias Markus Mekeng, mendesak Kapolri untuk tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap enam polisi mengeroyok dua Mata Elang hingga korban tewas di Kalibata, Jakarta Selatan.
Disambut Hangat Masyarakat Lereng Merapi, Kesenian Ludruk Masih Relevan Menjadi Kritik Masyarakat

Disambut Hangat Masyarakat Lereng Merapi, Kesenian Ludruk Masih Relevan Menjadi Kritik Masyarakat

Kesenian tradisional ludruk kembali membuktikan relevansinya dalam merespons isu-isu sosial kontemporer dan dinamika perjuangan rakyat. Hal ini diangkat dalam pementasan lakon "Ku Tunggu di Jogja" yang dibawakan oleh Komunitas Kegiatan Mahasiswa (KKM) Studi Teater Tradisi (Status) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Omah Petroek, Sabtu (13/12) malam.
Eks Manajer Valentino Rossi Yakin Marc Marquez Tinggalkan Ducati untuk Kembali Perkuat Honda

Eks Manajer Valentino Rossi Yakin Marc Marquez Tinggalkan Ducati untuk Kembali Perkuat Honda

Masa depan Marc Marquez di Ducati masih jadi tanda tanya besar di MotoGP 2027.
Jangan Sepelekan Wudhu, Bacalah Doa Terlebih Dahulu agar Shalat Lebih Diterima

Jangan Sepelekan Wudhu, Bacalah Doa Terlebih Dahulu agar Shalat Lebih Diterima

Sebelum menunaikan shalat, setiap Muslim dianjurkan untuk terlebih dahulu berwudhu. Berikut bacaan doa sebelum dan setelah berwudhu
Update Klasemen Medali SEA Games 2025, Minggu 14 Desember hingga Pukul 18.00 WIB: Jetski Persembahkan Emas ke-38 untuk Indonesia

Update Klasemen Medali SEA Games 2025, Minggu 14 Desember hingga Pukul 18.00 WIB: Jetski Persembahkan Emas ke-38 untuk Indonesia

Kontingen Indonesia menambah perolehan medali di SEA Games 2025, Minggu (14/12/2025).
Selamat Berbahagia, 4 Shio yang Tiba-tiba Cuan Minggu Depan 15–21 Desember 2025: Shio Ular Dapat Bantuan

Selamat Berbahagia, 4 Shio yang Tiba-tiba Cuan Minggu Depan 15–21 Desember 2025: Shio Ular Dapat Bantuan

​​​​​​​Ramalan shio minggu 15–21 Desember 2025 ungkap 4 shio tiba-tiba cuan serta 8 shio stabil dengan nasihat keuangan dan angka hoki masing-masing shio.
Profil Lengkap Young Syefura, Anggota Parlemen Malaysia yang Terus Digoda oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Profil Lengkap Young Syefura, Anggota Parlemen Malaysia yang Terus Digoda oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Berikut profil lengkap anggota Parlemen asal Malaysia, Young Syefura Othman yang terus digoda oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi saat melakukan kunjungan kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT