News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Tembus Semifinal Malaysia Open 2023, The Daddies Bilang Begini

Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, tetap berbesar hati meski gagal menembus semifinal Malaysia Open 2023, Jumat (13/1/2023).
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 13 Januari 2023 - 21:55 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kiri) dan Hendra Setiawan alias The Daddies.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/HUMAS PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, tetap berbesar hati meski gagal menembus semifinal Malaysia Open 2023, Jumat (13/1/2023).

Aksi pasangan senior berjuluk The Daddies itu dihentikan dalam 54 menit oleh Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae dengan skor 13-21, 21-19, 11-21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan kendati hasilnya kalah. Selamat untuk lawan yang sudah bermain bagus. Penampilan kami tadi juga sudah maksimal," kata Ahsan lewat keterangan resmi PP PBSI di Jakarta.

Meskipun belum berhasil melangkah ke semifinal Malaysia Open 2023, namun The Daddies tetap merasa senang karena sudah bertanding maksimal. Menurut Hendra, faktor power yang lebih kuat membuat pasangan Korea sulit dikalahkan.

"Mereka bermain bagus. Pertahanannya begitu rapat dan susah ditembus. Selain itu serangan lawan juga lebih tajam. Berkali-kali kami serang, tetapi tidak tembus juga," kata Hendra menyebutkan.

Pada mulanya Hendra/Ahsan mampu bertahan dan memberikan perlawanan. Namun seiring dengan permainan dan terkurasnya tenaga, pengembalian dari pasangan peringkat dua dunia itu menjadi tanggung dan mendapat serangan yang lebih tajam.

Tenaga dan kecepatan menjadi kunci kemenangan Kang/Seo atas duo Indonesia, namun pertahanan mereka juga terbukti cukup menyulitkan.

"Kami sudah berusaha namun belum menang. Mereka bermain demikian cepat. Kami jadi sering diserang. Memang di gim kedua bisa mengimbangi dan menang. Tetapi pertahanan lawan juga sangat kuat. Rasanya tidak ada celah untuk ditembus. Saat bola kami angkat, pasti akan langsung diserang," Ahsan menceritakan.

Menurut Hendra peta persaingan sektor ganda putra dunia saat ini juga makin sengit. Tidak mudah baginya untuk bisa mempertahankan dominasinya seperti dulu lagi.

"Kini semua pasangan memiliki peluang yang sama untuk bisa jadi juara," ujar Hendra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah kegagalan ini, baik Hendra maupun Ahsan akan mengarahkan fokus ke turnamen selanjutnya yaitu India Open di New Delhi dan Indonesia Masters di Jakarta.

"Setelah ini kami akan fokus dan persiapan untuk tampil ke India Open dan Indonesia Masters. Kami akan berusaha lagi," tutur Hendra. (ant/mir)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT