News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Rabu, 8 April 2026 - 03:46 WIB
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Kabar mengenai masa depan bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, kembali menjadi sorotan.

Setelah sempat diragukan akan kembali ke kompetisi luar negeri, kini peluang Megawati untuk tampil lagi di Liga Voli Korea mulai terbuka lebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Yonhap News Agency (YNA), perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Megawati mulai berubah pikiran terkait keinginannya untuk kembali merumput di Negeri Ginseng.

Media korea itu menyebut perubahan sikap ini terjadi setelah adanya kunjungan penting dari kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon, bersama agen Megawati di Korea, Kim Sung-hoon.

Kunjungan tersebut dilakukan ke Surabaya, di mana mereka menyaksikan langsung penampilan Megatron bersama timnya, Jakarta Pertamina Enduro, dalam babak final four Proliga 2026.

Pertemuan ini disebut menjadi titik balik penting yang membuat Megawati kembali membuka peluang untuk berkarier di Liga Voli Korea.

Sebelumnya, Megawati memang sempat menutup pintu untuk kembali ke Korea.

Hal ini tidak lepas dari kondisi cedera lutut yang ia alami sejak akhir musim kompetisi 2024-2025.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram/JPEvolley

Cedera tersebut bahkan masih belum sepenuhnya pulih hingga saat ini, sehingga membuatnya ragu untuk kembali tampil di level kompetisi tinggi.

Sebagai opposite andalan Timnas Voli Putri Indonesia, Megawati dikenal memiliki standar tinggi terhadap performanya sendiri.

Ia khawatir tidak mampu menunjukkan kekuatan serangan yang sama seperti saat mencapai puncak performa di musim sebelumnya.

Padahal, kiprah Megawati di Korea terbilang gemilang. Saat memperkuat Red Sparks, ia berhasil membawa tim tersebut kembali ke babak playoff dan hampir meraih gelar juara.

Bahkan, performanya turut mengangkat citra pemain kuota Asia yang sebelumnya kerap dipandang sebelah mata.

Secara statistik, Megawati tampil luar biasa dengan mencetak 736 poin dalam satu musim, menjadikannya sebagai salah satu pemain tersubur di liga.

Ia juga mencatat rasio serangan sukses sebesar 48,06 persen, angka yang biasanya didominasi pemain dari Eropa, Amerika, atau Afrika.

Kini, meski peluang kembali terbuka, Megawati disebut memiliki tiga pertimbangan penting sebelum mengambil keputusan final.

Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon
Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon
Sumber :
  • KOVO

Pertama adalah kondisi fisiknya. Setelah Proliga 2026 berakhir, ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan kesiapan lututnya.

Opsi operasi arthroscopy pun disebut-sebut menjadi solusi untuk mengatasi masalah tulang yang tumbuh di area lutut.

Kedua, keputusan tersebut juga akan melibatkan diskusi dengan sang suami, Dio Novandra.

Faktor keluarga menjadi hal krusial yang tidak bisa diabaikan dalam menentukan langkah karier selanjutnya.

Ketiga, Megawati memiliki keinginan khusus untuk kembali bermain satu tim dengan Yeum Hye-seon.

Kombinasi keduanya terbukti menjadi salah satu kunci kesuksesan Red Sparks dalam beberapa musim terakhir.

Chemistry yang kuat antara setter dan opposite ini menjadi nilai tambah yang sulit tergantikan.

Namun, situasi semakin menarik karena status Yeum Hye-seon saat ini berada di jalur free agent.

Artinya, ia memiliki kebebasan untuk memilih klub baru atau memperpanjang kontraknya.

Hal ini membuka berbagai kemungkinan, termasuk peluang bagi Megawati untuk bergabung dengan klub lain asalkan tetap bisa bermain bersama Yeum.

Selain Red Sparks, beberapa klub dari wilayah Seoul dan sekitarnya juga dikabarkan tertarik merekrut Megatron.

Sistem rekrutmen pemain kuota Asia kini pun telah berubah menjadi free agent, sehingga Megawati memiliki kebebasan penuh untuk menentukan pilihan klubnya.

Di tengah spekulasi tersebut, Megawati juga masih memiliki jadwal padat bersama tim nasional.

AVC Cup pada Juni, SEA V League pada Juli, hingga Kejuaraan Asia pada Agustus menjadi agenda penting yang harus dijalani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, peluang tampil di Asian Games pada September juga masih terbuka.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, masa depan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea kini memasuki fase baru yang penuh dinamika dan menarik untuk diikuti. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT