Dari Korea, Turki, hingga Proliga: Siapa Sangka Gaji Megawati Hangestri Sebelum Main di Red Sparks Segini
- PBVSI
tvOnenews.com - Di balik gemilangnya karier Megawati Hangestri di Proliga maupun di Korea Selatan, perjalanan Megawati tak selalu mudah. Ia bahkan mengaku pernah digaji hanya ratusan ribu rupiah saat masih memulai kariernya sebagai pemain junior.
Megawati bersama rekan-rekannya sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim putri pertama yang memastikan tiket ke babak final four Proliga 2026.
Kepastian ini didapatkan setelah JPE mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan 3-1 (27-25, 19-25, 25-20, 25-22) pada laga terakhir seri Bojonegoro.

- instagram JPEVolley
Hasil itu membuat Megawati dan timnya mengumpulkan 24 poin dari delapan kemenangan dan tiga kekalahan sepanjang 11 pertandingan sejak awal musim.
Dengan raihan ini, JPE dipastikan lolos ke final four karena poin mereka tak mungkin dikejar oleh Jakarta Livin Mandiri, Popsivo, maupun Bandung BJB Tandamata.
Sebagai opposite andalan, Megawati menjadi figur penting dalam skuad. Ia mampu membangun kerja sama solid dengan dua pemain asing JPE, Wilma Salas dan Yana Shcherban, sehingga kontribusinya di lapangan sangat terasa.
Karier Cemerlang di Korea Selatan
Megawati, yang akrab dijuluki “Megatron”, mencatat sejarah selama dua musim bermain di Korea Selatan bersama . Bersama tim tersebut, ia tampil luar biasa hingga membawa Red Sparks menjadi runner-up Liga Voli Korea, setelah melalui pertarungan sengit lima gim melawan Pink Spiders yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
Bersama pelatih Ko Hee-jin dan dukungan setter berpengalaman Yeum Hye-seon, Red Sparks berhasil menyingkirkan juara bertahan di playoff dan melaju ke final. Megawati memimpin tim meraih 13 kemenangan beruntun, menegaskan perannya sebagai pemain kunci selama dua musim terakhir.
Secara individu, prestasinya juga luar biasa. Ia meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat, bersaing ketat dengan Kim Yeon-koung.
Pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, bahkan memberinya julukan “Mega Power” karena pengaruh besarnya di kompetisi Negeri Ginseng.

- instagram megawatihangestrip
Tak hanya di Korea Selatan, Megawati juga sempat bermain di Liga Turki (Kadinlar 1 Ligi) bersama Manisa BBSK. Meski belum sempat debut di liga resmi, ia sudah menunjukkan performa menawan di turnamen pramusim dan mempersembahkan trofi Ferdi Zeyrek 2025.
Load more