GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Alasan Mengapa Padel Lebih Mudah Dipelajari oleh Pemula daripada Tenis, Masih Ragu Mau Mulai Main?

Sebagai pemula, apakah kamu masih ragu untuk memulai olahraga padel? Padel ternyata lebih bisa lebih mudah kamu pelajari daripada tenis, lho. Kok bisa?
Minggu, 14 Desember 2025 - 22:47 WIB
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Roger Aribau Gisbert

tvOnenews.com - Padel adalah olahraga raket yang sedang naik daun dan sering kali dibandingkan dengan tenis.

Namun, bagi para pemula, padel menawarkan pembelajaran yang jauh lebih landai, menjadikannya pilihan yang lebih mudah diakses dan menyenangkan untuk mulai berolahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada beberapa perbedaan mendasar dalam aspek lapangan, peralatan, dan aturan yang membuat padel terasa lebih ramah bagi pemula.

 

1. Lapangan yang Lebih Kecil dan Dinding yang Bersahabat

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Timothy Yiadom

Perbedaan paling mencolok adalah ukuran lapangan. Lapangan padel hanya berukuran 20 x 10 meter, secara signifikan lebih kecil daripada lapangan tenis tunggal (23,77 x 8,23 meter) dan ganda.

Lapangan yang ringkas ini membuat pemain tidak perlu berlari sejauh dan secepat di lapangan tenis,  sehingga mengurangi tuntutan fisik dan stamina.

Selain itu, lapangan padel selalu dikelilingi oleh dinding kaca atau pagar yang menjadi bagian integral dari permainan, mirip dengan squash.

Dinding tersebut adalah kunci kemudahan dari padel. Dalam tenis, bola yang menyentuh jaring atau keluar garis dianggap mati. Di padel, bola yang memantul dari dinding masih sah dan dapat dikembalikan. 

2. Peralatan yang Dirancang untuk Kontrol

Ilustrasi raket padel
Ilustrasi raket padel
Sumber :
  • Pexels.com/khezez | خزاز

Raket padel dan tenis memiliki desain yang sangat berbeda. Raket padel tidak memiliki senar, bentuknya padat, lebih pendek, dan dilengkapi lubang-lubang kecil untuk aerodinamika.

Desain tersebut secara alami mendukung kontrol bola yang lebih baik daripada menghasilkan power atau spin tinggi, yang sulit dikuasai pemula dalam tenis.

Selain itu, bola padel memiliki tekanan udara yang lebih rendah daripada bola tenis, sehingga menghasilkan pantulan yang lebih lambat dan lebih rendah.

Bola yang lebih lambat secara langsung memberikan waktu lebih banyak bagi pemain pemula untuk menyiapkan pukulan.

3. Servis yang Lebih Sederhana

Ilustrasi olahraga padel
Ilustrasi olahraga padel
Sumber :
  • Pexels/Roger Aribau Gisbert

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tenis, servis dilakukan secara overhand (di atas kepala) yang membutuhkan teknik, kekuatan, dan koordinasi yang tinggi untuk menjadi efektif.

Sebaliknya, padel mengharuskan pemain melakukan servis underhand (di bawah pinggang).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT