News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Mabes TNI Ungkap Biang Kerok Kalah dari Vita Solo Hingga Gagal Lolos Final Livoli Divisi 1 2025

Pelatih tim voli putri Mabes TNI, Walfredus Wahyu mengungkapkan biang kerok kalah dari Vita Solo di semifinal Livoli Divisi 1 2025.
Minggu, 2 November 2025 - 10:41 WIB
Vita Solo vs Mabes TNI di Livoli Divisi 1 2025.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih tim voli putri Mabes TNI, Walfredus Wahyu mengungkapkan biang kerok kalah dari Vita Solo di semifinal Livoli Divisi 1 2025.

Mabes TNI dipaksa gigit jari usai menelan kekalahan dari Vita Solo di babak empat besar Livoli Divisi 1 2025, yang digelar di Sport Center Lamongan, Jawa Timur pada Sabtu (1/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu anak asuh Walfredus Wahyu harus mengakui keunggulan Vita Solo karena kalah telak dengan skor 0-3 (23-25, 18-25 dan 22-25), di laga yang berlangsung singkat.

Kekalahan ini membuat Mabes TNI gagal melaju ke babak final, dan hanya akan memperebutkan peringkat ketiga saat melawan Ganevo Yogyakarta.

Pelatih Mabes TNI pun mengungkapkan alasan kekalahan anak asuhnya. Yakni mengaku bahwa timnya terbawa permainan lawan.

"Apalagi kita cuma punya 11 pemain. Satu cedera dua pemain diprotes tidak bisa main," kata Walfredus Wahyu.

Sementara pelatih Vita Solo, Agus Suyanto mengaku senang bisa mengalahkan Mabes TNI dan hingga akhirnya masuk ke partai puncak. 

"Kita bisa menang dari Mabes TNI karena bisa mengikuti permainan kita dan block kita hari ini bagus," ujar Agus usai laga.

Kemenangan ini membuat Vita Solo akan berhadapan dengan Yuso Yogyakarta yang juga sebelumnya sukses menang di semifinal Livoli Divisi 1 2025.

Yuso berhasil mengalahkan tim sekotanya, Ganevo dengan skor telak 3-0 (25-22, 25-23, 25-22) di Derby Yogyakarta.

Pelatih Ganevo, Febri Eka Prastawa mengakui kalau tim asuhannya selalu tertinggal poin saat menjelang akhir. 

"Padahal di awal kita selalu memimpin," tambah Febri usai laga. 

Sedangkan pelatih Yuso, Suwido mengatakan kalau anak asuhnya itu tertinggal poinnya karena tegang di awal set. 

"Menjelang akhir anak-anak-anak bisa membalikkan ketegangan itu," tambah Suwido.

Sementara itu, salah satu pemain andalan Yuso, Maradanti Namira Tegariani alias Rara, mengaku dia dan teman-temannya di awal-awal set tertinggal poinnya karena masih adaptasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita adaptasi kalau tertinggal poin di awal set itu. Buktinya kita bisa menyusul," ujar Rara saat ditemui usai laga.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT