News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Palembang Bank Sumsel Babel Mundur dari Proliga 2026, Tuai Beragam Reaksi dari Volimania Indonesia

Penggemar voli Indonesia memberikan beragam reaksi usai mengetahui kabar tim putra Palembang Bank Sumsel Babel memutuskan mundur dari Proliga 2025.
Senin, 13 Oktober 2025 - 20:47 WIB
Pemain Palembang Bank SumselBabel di final four Proliga 2025.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta, tvOnenews.com - Penggemar voli Indonesia memberikan beragam reaksi usai mengetahui kabar tim putra Palembang Bank Sumsel Babel memutuskan mundur dari Proliga 2025.

Kabar ini tentunya sangat mengejutkan volimania, mengingat Palembang Bank Sumsel Babel merupakan salah satu tim legendaris di dunia voli Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari Kompas, Bank Sumsel Babel mengungkapkan alasan dibalik keputusan mengejutkan tersebut. Yakni karena dampak pembinaan ikut Proliga tidak seoptimal dahulu.

Gambarannya ialah pada awal partisipasinya, Bank Sumsel Babel banyak diperkuat oleh pevoli asal Sumatera Selatan. Namun akhir-akhir ini, Bank Sumsel Babel diisi oleh mayoritas pemain dari luar daerah tersebut.

Namun Festero Mohamad Papeko selaku Direktur Operasional Bank Sumsel Babel mengatakan bahwa mereka tak menutup kemungkinan kembali ikut Proliga di masa depan, agar bisa melanjutkan sejarah mentereng yang pernah diukir.

Mundurnya Bank Sumsel Babel untuk sementara ini tersisa hanya empat klub putra saja yang dipastikan mengikuti Proliga 2026. Mereka adalah juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi, lalu runner-up musim lalu yakni Jakarta Lavani, kemudian Surabaya Samator selaku peringkat ketiga musim lalu dan klub yang berisikan pemain tim U-21 Indonesia, Jakarta Garuda Jaya.

Menurut informasi tambahan dari @volleyball.idn, pihak pengelola Proliga sendiri dikabarkan tengah menjajaki klub lain guna menambah peserta di sektor putra.

Sementara itu, kabar terkait mundurnya Palembang Bank Sumsel Babel menuai beragam reaksi dari volimania Indonesia. Mereka menyayangkan hal tersebut, mengingat Bank Sumsel Babel merupakan salah satu tim unggulan.

Ada juga sejumlah penggemar yang memberikan kritik terhadap penyelenggara Proliga maupun federasi, serta sejumlah reaksi lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sangat disayangkan"

"Nggak kaget kalau akhirnya banyak tim yang tidak betah lagi bersaing di Proliga, soalnya makin kesini makin jadi ajang kuat-kuatan (dana). 2025 harus udah jadi alarm buat PBVSI atur ulang regulasi Proliga supaya bisa menarik banyak klub lagi. Mendatangkan pemain asing grade A+++ is good (apalagi buat gue penonton & volimania) tapi buat klub yang finansialnya ada ditengah-tengah pasti berat mau bersaing."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT