News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Apes Vanja Bukilic Usai Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Dipaksa Gigit Jari Harus...

Pevoli asal Serbia, Vanja Bukilic mengalami nasib sial. Sahabat Megawati Hangestri selama di Red Sparks itu dipaksa gigit jari saat menjalani laga perdana di Italia.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:03 WIB
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic saat sama-sama masih di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Pevoli asal Serbia, Vanja Bukilic mengalami nasib sial. Sahabat Megawati Hangestri selama di Red Sparks itu dipaksa gigit jari saat menjalani laga perdana di Italia.

Sebagaimana diketahui Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic memutuskan hengkang dari Red Sparks di akhir musim Liga Voli Korea 2024-2025. Keduanya pun kini telah memiliki klub barunya masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri memilih bergabung dengan Manisa BBSK di kasta kedua Liga Voli Turki atau Kadinlar 1 Ligi. Sementara Vanja Bukilic mewujudkan impiannya untuk bermain di Eropa.

Raksasa Serbia itu memutuskan bergabung dengan Il Bisonte Firenze, salah satu tim kasta teratas Liga Voli Italia 2025-2026. Bukilic sudah bergabung dengan skuad anyarnya sejak September lalu.

Bukilic juga sudah menjalani debutnya bersama skuad Il Bisonte Firenze. Laga pekan pertama ajang yang juga bernama Serie A1 Italia itu digelar pada Senin (6/10/2025) kemarin.

Sayangnya, mantan tandem Megawati Hangestri itu malah bernasib sial. Pasalnya, Il Bisonte Firenze langsung menelan kekalahan saat melawan Chieri '76 di laga perdananya.

Vanja Bukilic dan skuad Firenze menelan kekalahan lewat empat set dengan skor 1-3 (13-25, 15-25, 25-21 dan 15-25). Alhasil mereka pun kini menjadi penguni papan bawa dalam klasemen sementara Serie A1 Italia.

Vanja Bukilic bersama skuad Il Bisonte Firenze di Liga Voli Italia 2025-2026.
Vanja Bukilic bersama skuad Il Bisonte Firenze di Liga Voli Italia 2025-2026.
Sumber :
  • Instagram.com/ilbisontevolleyfirenze

 

Tercatat dari 14 peserta yang berpartisipasi, Firenze kini berada di peringkat ke-11 dengan nir poin karena tak mampu mengamankan kemenangan. Mereka hanya selisih beberapa saja dari dua posisi terbawah yang pada akhir musim akan terdegradasi ke kasta kedua Serie A2 Italia.

Sementara itu, Megawati Hangestri sendiri belum menjalani debutnya bersama Manisa BBSK. Sebab, pevoli berjuluk Megatron itu saat ini berada di Indonesia.

Megawati Hangestri akan membela Bank Jatim lebih dulu di babak final four Livoli Divisi Utama 2025. Ajang ini akan bergulir di GOR Ki Mageti, Magetan pada Jumat (10/10/2025) hingga Minggu (16/10/2025) nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Red Sparks belum tampil karena ajang Liga Voli Korea 2025-2026 baru akan bergulir pada 18 Oktober mendatang. Pertandingan antara Pink Spiders vs Red Sparks akan menjadi pembuka.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT