News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Popularitas Red Sparks Mulai Redup Usai Ditinggal Megawati Hangestri Gabung Manisa BBSK, Tanpa Megatron Kini...

Popularitas Red Sparks nampaknya mulai meredup selepas ditinggal pemain andalannya yakni Megawati Hangestri yang pilih gabung Manisa BBSK di Liga Voli Turki.
Kamis, 18 September 2025 - 08:07 WIB
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Popularitas Red Sparks nampaknya mulai meredup selepas ditinggal pemain andalannya yakni Megawati Hangestri yang pilih gabung Manisa BBSK di Liga Voli Turki.

Red Sparks akan menjalani Liga Voli Korea 2025-2026 dengan lembaran dan cerita baru pada ajang yang baru akan dimulai pada Oktober nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab kini Red Sparks tak lagi diperkuat oleh salah satu pemain andalannya yakni Megawati Hangestri, yang sebelumnya menjadi pemain pengisi kuota Asia untuk musim 2023-2024 dan 2024-2025.

Pevoli berjuluk Megatron itu diketahui memutuskan untuk hengkang dari Red Sparks dan Liga Voli Korea pada akhir musim kemarin.

Kemudian Mega memutuskan untuk bergabung dengan Manisa BBSK di kasta kedua Liga Voli Turki atau Kadinlar 1 Ligi 2025-2026 mendatang.

Kepergian Megawati sendiri memberikan efek cukup besar. Bahkan Ko Hee-jin sampai menangis tersedu-sedu saat mengantarkan kepulangan Mega di Bandara Incheon.

Selain memberikan kekosongan besar, namun nyatanya cabutnya Mega juga memberikan efek lainnya.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Yakni popularitas Liga Voli Korea khususnya Red Sparks secara perlahan mulai redup terutama di media sosial.

Biasanya tim asuhan Ko Hee-jin itu selalu mendapatkan ribuan Like atau komentar di Instagram, yang dipenuhi dengan volimania Indonesia.

Meski hingga saat ini masih memiliki penggemar dari Indonesia, namun popularitasnya tidak semelejit saat masih ada sosok Megawati Hangestri.

Bahkan jika ditilik, kini Red Sparks hanya memiliki ratusan komentar saja di setiap unggahan di Instagram mereka.

Terlihat unggahan yang paling banyak memiliki komentar ialah saat tim mengumumkan nomor punggung pemain.

Postingan tersebut menjadi sorotan, karena sudah tak ada nomor punggung #8 yang sebelumnya digunakan Megawati.

Hal ini bisa dimaklumi karena sejumlah penggemar saat ini beralih ke media sosial Manisa BBSK, tim yang saat ini diperkuat oleh Megatron.

Kehadiran Megawati Hangestri juga memberikan efek besar yang sama kepada Manisa BBSK, di mana mereka langsung kebanjiran penggemar dari Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apapun unggahan Manisa BBSK di media sosial, pasti langsung mendapatkan banjir Likes maupun komentar dari volimania Tanah Air. Hal yang sama yang pernah dirasakan Red Sparks saat Megawati Hangestri masih bermain di Liga Voli Korea.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT