News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Kedatangan Megawati Hangestri, Benarkah Manisa BBSK Lebih Populer dari Red Sparks? Ternyata Klub Turki itu…

Setelah Megawati Hangestri bergabung bersama Manisa BBSK, tim Liga Voli Turki ini juga semakin dikenal oleh volimania, seperti halnya Red Sparks.
Minggu, 14 September 2025 - 22:52 WIB
Pevoli Indonesia, Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram Manisa BBSK/ KOVO

tvOnenews.com - Setelah Megawati Hangestri bergabung bersama Manisa BBSK, tim Liga Voli Turki ini juga semakin dikenal oleh volimania, seperti halnya Red Sparks.

Namun, dibalik momen kehadiran Megawati Hangestri ternyata ada fakta mengejutkan ketika membandingkan popularitas antara Red Sparks dan Manisa BBSK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini memang Megawati Hangestri pulang ke Indonesia, namun pemilihan Turki sebagai destinasi karir voli selanjutnya mendapatkan reaksi luar biasa dari para penggemar.

tvonenews

Seperti yang diketahui, Turki menjadi kiblat bagi pevoli di seluruh dunia. Dimana para pemain hebat berkumpul termasuk idola Megawati Hangestri, yaitu Tijana Boskovic.

Setelah namanya besar bersama Red Sparks, Megawati Hangestri mendapat kesempatan untuk melebarkan sayapnya ke Turki seperti yang sudah diimpikan sejak dulu.

“Aku dulu pingin banget main di liga Turki,” ungkap Megawati Hangestri pada tayangan YouTube Moji.social.

Kini Megawati Hangestri langsung memberikan dampak yang luar biasa bagi Manisa BBSK untuk merasakan popularitas yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Bahkan, sebelum Mega bergabung ke Manisa BBSK, Red Sparks pun juga merasakan hal yang sama saat dua tahun lalu pevoli berhijab itu datang ke Korea.

Lantas, lebih populer Red Sparks atau Manisa BBSK setelah kedatangan Megawati Hangestri?

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Kala itu, Megawati Hangestri berhasil lolos dalam Asian Draft Quarter V-League untuk bermain bersama Red Sparks pada musim 2023/2024. 

Tak sedikit orang yang meremehkan Megawati Hangestri saat pertama kali bermain di Korea, terlebih sangat jarang pevoli putri asal Indonesia yang berkarir di luar negeri.

Namun tak disangka, efek kehadiran Megatron justru sangat fantastis. Red Sparks sebagai tim underdog justru mengalahkan popularitas dari klub papan atas.

Media sosial Red Sparks seketika diserbu oleh pengikut hingga jumlahnya menukik tajam, bahkan followers Instagram mereka masih bertahan di 384 ribu setelah Megatron pergi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan pada peringkat klub di laman Volleybox, secara keseluruhan Red Sparks menempati urutan 82, dan pada tahun 2025 berada di posisi 96.

Sementara itu, popularitas Manisa BBSK setelah merekrut Megawati Hangestri sedikit lambat meski Liga Turki dinilai sebagai kompetisi voli terbaik dunia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT