News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditinggal Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, Yeum Hye-seon Sebut Red Sparks Kini Bergantung Kepada...

Red Sparks memulai Liga Voli Korea 2025/2026 dengan wajah-wajah baru setelah trio Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju memutuskan meninggalkan tim
Selasa, 19 Agustus 2025 - 13:28 WIB
Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon dan Vanja Bukilic saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Red Sparks harus memulai musim Liga Voli Korea 2025/2026 dengan wajah-wajah baru setelah trio Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju memutuskan untuk meninggalkan tim.

Ketiga pemain tersebut memilih untuk tak melanjutkan karier di Red Sparks dan meninggalkan Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri memutuskan untuk meninggalkan Red Sparks dan bergabung dengan tim Turki, Manisa BBSK.

Pemain baru Manisa BBSK Megawati Hangestri
Pemain baru Manisa BBSK Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @manisabbsk

 

Sementara itu, Vanja Bukilic melanjutkan karienya ke Liga Voli Italia dengan klub Il Bisonte Firenze.

Kemudian, Pyo Seung-ju yang memutuskan untuk meninggalkan Red Sparks terpaksa pensiun setelah tak mendapatkan klub hingga akhir bursa transfer.

Untuk menambal posisi yang ditinggalkan itu, Red Sparks pun mendatangkan Wipawee Srithong dan Elisa Zanette saat draft.

Selain Wipawee Srithong dan Elisa Zanette, Yeum Hye-seon mengaku kalau musim ini Red Sparks akan sangat bergantung pada hitter lokal.

Melansir dari laman My Daily, kapten Red Sparks itu menyebut jika hitter lokal yang dimiliki Red Sparks saat ini akan memiliki peran yang jauh lebih penting dibanding musim lalu.

Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon dan Vanja Bukilic saat di Red Sparks
Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon dan Vanja Bukilic saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

"Ko Hee-jin, benar. Di antara outside hitter muda, salah satu harus muncul sebagai pemain yang lengkap. Lee Seon-woo bekerja keras untuk tim nasional. Park Hye-min, Jeon Da-bin, dan Gwak Seon-ok bekerja keras untuk tim," kata Yeum hye-seon.

"Hanya ketika para pemain ini terus berkembang, kami dapat menantikan musim mendatang. Kami fokus mengembangkan outside hitter muda kami," lanjutnya.

"Saya pikir segalanya akan menjadi lebih baik dari tahun lalu. Setiap pemain bekerja keras. Jika Anda percaya dan bekerja dengan kami, mereka akan membalas budi Anda," tutupnya.

Liga Voli Korea 2025/2026 diperkirakan akan berlangsung pada bulan Oktober mendatang.

Sebelum Liga Voli Korea dimulai, biasanya akan terlebih dahulu dilangsungkan KOVO Cup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada musim lalu, KOVO Cup berlangsung pada tanggal 23 September hingga 6 Oktober 2024.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT