News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Filipina Pilih Lima Pemain yang Paling Berbahaya di SEA V League 2025, Dari Timnas Voli Putri Indonesia Ada...

Baru-baru ini, salah satu media Filipina menuliskan lima pevoli yang wajib diwaspadai oleh Timnas mereka pada gelaran SEA V League 2025.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 13:53 WIB
Timnas Voli Putri Indonesia vs Filipina di SEA V League 2025
Sumber :
  • Facebook/SAVA

tvOnenews.com - Baru-baru ini, salah satu media Filipina menuliskan lima pevoli yang wajib diwaspadai oleh Timnas mereka pada gelaran SEA V League 2025.

Kelima pemain tersebut dianggap bisa menjadi penghalang serius bagi langkah Alas Pilipinas untuk meraih podium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam daftarnya, Media Filipina yakni Onesport.ph pun memasukan satu nama pemain Timnas Voli Putri Indonesia yakni Megawati Hangestri.

Megawati Hangestri dan para pemain Timnas Voli Putri Indonesia
Megawati Hangestri dan para pemain Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Facebook SAVA

 

Megawati dianggap sebagai sosok penting dalam kekuatan tim Merah Putih di SEA V League 2025.

Menurut mereka, Mega dianggap sebagai salah satu pemukul paling eksplosif di kawasan Asia Tenggara saat ini.

Kembalinya Mega di Timnas Voli Putri Indonesia pun dianggap bisa menjadi ancaman untuk Filipina yang diberi target tinggi di SEA V League 2025.

"Dijuluki Megatron, pemain Indonesia ini merupakan salah satu pemukul paling eksplosif di kawasan ini. Megawati telah membuat gebrakan di liga-liga internasional dan terus menjadi ujung tombak serangan Indonesia," tulis Oneport.ph.

"Ia akan kembali ke Indonesia di SEA V.League, yang berarti Alas Women harus mengerahkan segenap kemampuan untuk mengamankan minimal finis podium" sambungnya.

Thailand vs Vietnam di leg pertama SEA V League 2025.
Thailand vs Vietnam di leg pertama SEA V League 2025.
Sumber :
  • Thailand Volleyball Association

 

Selain Mega ada dua bintang dari Thailand masuk dalam daftar ini, yakni Ajcharaporn Kongyot dan Pimpichaya Kokram.

Keduanya dikenal sebagai pemain serba bisa yang sudah langganan tampil di level internasional.

Dari Vietnam, ada Tran Thi Thanh Thuy dan Nguyen Thi Bich Tuyen, dua nama yang konsisten tampil dominan.

Kehadiran nama-nama tersebut pun dianggap akan membuat SEA V League 2025 berlangsung dengan sangat ketat dan menarik

SEA V League dipastikan bakal berlangsung sengit dengan nama-nama top regional ini siap unjuk gigi.

SEA V League 2025 sendiri baru saja menyelesaikan leg pertama nya pada tanggal 1-3 Agustus kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thailand berhasil menjadi pemenangan gelaran SEA V League 2025 leg pertama setelah menaklukan Filipina 3-2 di laga terakhir.

Sementara itu, Filipina sukses duduk di posisi ketiga setelah menggilas Indonesia pada laga terakhir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT