News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Fakta Juara Kejurnas Akuatik 2025 Chelsea Princessa Nayatama, Cucu Legenda Badminton Hingga Raih Medali di 2 Cabang Berbeda

Atlet muda berusia 12 tahun asal DKI Jakarta, Chelsea Princessa Nayatama mencatat prestasi gemilang di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2025 dengan raihan total 8 medali dari dua cabang berbeda: renang dan renang artistik.
Rabu, 4 Juni 2025 - 15:10 WIB
4 Fakta Juara Kejurnas Akuatik 2025 Chelsea Princessa Nayatama, Cucu Legenda Badminton Hingga Raih Medali di 2 Cabang Berbeda
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Nama atlet muda, Chelsea Princessa Nayatama menjadi sorotan publik atas pretasiinya di Kejurnas Akuatik 2025. 

Atlet muda berusia 12 tahun asal DKI Jakarta ini mencatat prestasi gemilang di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2025 dengan raihan total 8 medali dari dua cabang berbeda: renang dan renang artistik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, Chelsea bukan sembarang atlet muda. Ia merupakan cucu dari almarhumah Verawaty Fadjrin, legenda badminton Indonesia yang pernah membawa harum nama bangsa di kancah dunia pada era 1980-an.

Berikut 4 Fakta Chelsea Princessaa Nayatama:

1. Bintang Muda Multitalenta di Air

Di ajang Kejurnas Akuatik 2025 yang digelar pada 2–4 Juni 2025 di Jakarta, Chelsea berlaga dalam dua cabang sekaligus: renang konvensional dan renang artistik (dulu dikenal sebagai renang indah). 

Dalam cabang renang, ia sukses mengantongi 3 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu, pencapaian luar biasa untuk atlet seusianya.

Namun, pencapaiannya tidak berhenti di situ. Di cabang renang artistik kategori KU-B Solo Free Routine, Chelsea tampil memukau para juri dan penonton. 

Chelsea mencatatkan skor total 58.0000 poin, dengan nilai rata-rata tinggi dalam eksekusi, artistik impression, dan tingkat kesulitan gerakan. Penilaian dari juri menyebutkan nilai artistik mencapai 5.8333 dan eksekusi mencapai 5.7333, angka yang sangat kompetitif di kelasnya.

“Saya puas banget dengan hasilnya, alhamdulillah hasilnya bagus, ya,” ujar Chelsea saat diwawancarai seusai lomba. 

Chelsea juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya, yang selalu mendampingi dan mendukung dalam setiap sesi latihan hingga pertandingan. 

“Papa selalu nemenin aku pas lomba dan latihan, mama sering banget nganterin pagi, sore, malam,” ungkapnya haru.

2. Latihan Ekstra, Impian Besar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chelsea mengakui bahwa menekuni dua cabang olahraga air sekaligus bukan perkara mudah. Ia sudah mulai berlatih renang sejak usia 6 tahun, dan memulai renang artistik di usia 7 tahun. Kini, di usia 12, ia harus membagi waktu latihan untuk dua disiplin yang sangat berbeda.

“Kalau menurut aku, lebih sulit renang artistik. Butuh endurance banget, apalagi pas tampil gak pakai kacamata, cuma penutup hidung aja,” jelasnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT