Dikenal Ramah, Betapa Terkejutnya Media Korea Melihat Megawati Hangestri Marah-marah Semprot Fans Indonesia
- Tangkapan layar TikTok
tvOnenews.com - Media Korea ikut menyoroti momen Megawati Hangestri marah-marah semprot kepada netizen atau fans usai gagal membawa Gresik Petrokimia ke final Proliga 2025.
Sebagaimana diketahui, Megawati Hangestri kini tengah membela Gresik Petrokimia dan berlaga di final Four Proliga 2025.
Keputusan Mega tidak memperbaharui kontrak bersama Red Sparks, membuat banyak kalangan menyayangkan kepergian Megatron.
- KOVO
Bukan hanya pelatih dan para pemain Red Sparks, tapi juga fans Voli Korea.
Banyak yang mengkhawatirkan kondisi tim Red Sparks pasca ditinggal Mega.
Bukan hanya Mega, Vanja Bukilic juga memutuskan hengkang dari Red Sparks, dan memilih mencari peruntungan di Liga Italia.
Sejak pertama kali diperkenalkan, ekspektasi penggemar sangat tinggi kepada Megawati Hangestri untuk bisa membawa timnya menjadi juara Proliga.
Terlebih lagi, Megatron baru saja bermain di Liga Voli Korea, dengan membawa tim berjuluk Red Force itu bermain di final melawan Pink Spiders yang dipimpin oleh Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.
Sederet prestasi dan sejarah ditorehkan oleh Mega, seperti 13 kemenangan beruntun untuk Red Sparks.
Namun sayang ketika di Proliga 2025, Mega tak mampu membawa Gresik Petrokimia ke final, sampai mendapat banyak hujatan atau kritik tajam dari fans.
Atas hal itu, Mega memberikan penjelasan sambil marah-marah.
Dalam live TikTok terbarunya, Megawati Hangestri murka dan memberikan pernyataan soal alasan performanya yang dinilai menurun selama membela Gresik Petrokimia.
Padahal di Korea, Megawati Hangestri tampil sangat baik dan menjadi andalan pendulang poin untuk Red Sparks.
"Kalian pikir deh pakai otak, punya otak nggak kalian, aku nggak pernah latihan 20 hari, baru latihan sehari, terus disuruh bermain bagus seperti di Korea yang latihan 3 bulan, nggak otak emang kalian," ucap Mega nada tinggi sambil menunjuk-nunjuk.
Tak ada keraguan, dirinya pun meminta kepada para netizen untuk merekam pernyataannya tersebut.
"Aku latihan di Proliga cuma satu hari, terus aku disuruh bermain kayak di Korea yang latihan tiga bulan, tiga bulan sama satu hari, bedanya. Kalau pakai otak tuh mikir, jangan ngehujat," ucap Mega dengan emosi.
"Meletup-letup emosinya, makanya lihat tuh jangan setengah-setengah, emang kalian tahu perjuangan aku selama tiga bulan di Korea nangis-nangis," lanjutnya.
Mantan Opposite Hitter Red Sparks itu mempertanyakan hujatan netizen sambil memberikan contoh pesepakbola dunia, Cristiano Ronaldo.
"Di Indonesia sehari (latihan) suruh bermain lompatku setinggi langit, ya itu mustahil, kalau aku pakai dukun, baru," ungkapnya.
"Aku latihan sehari, sehari to' manusia normal, sekelas Ronaldo aja nggak bisa guys.
Belum mereda emosinya, Megawati Hangestri menegaskan bahwa dirinya juga istirahat karena mengalami cedera.
"Sekelas pemain dunia latihan sehari kau suruh lompat. Aku rest gegara cedera, aku rest bukan gegara aku liburan. Kalian itu bisa mikir nggak sih," kata Mega.
Reaksi media Korea
Media Kora menyoroti kemarahan Mega di media sosial.
"Kenapa Mega marah dengan fans Indonesia?" tulis judul media Korea dilansir dari Naver.
"Megawati Hangestri (26) menjadi marah setelah menerima kritik dari penggemar karena tidak tampil baik di pascamusim Liga Indonesia," jelas media Korea dalam artikel.
"Dalam situasi ini, penggemar Petrokimia turut bersuara mengritik buruknya kinerja Mega. Mega tampak meluapkan kekecewaannya dengan menjelaskan kondisi fisiknya yang tidak sempurna kepada penggemar melalui siaran langsung,"
Pada momen debutnya, Megawati Hangestri tak bisa membawa timnya menang atas Jakarta Pertamina Enduro.
Gresik Petrokimia kalah secara dramatis atas Jakarta Pertamina Enduro dengan skor 3-2 (22-25, 20-25, 25-15, 25-22, 15-9) dalam lanjutan final four seri ketiga Proliga 2025 di GOR Sritex Arena Solo, Jumat, 2 Mei 2025.
- Tangkapan layar tiktok
Meski tampil dominan dan beberapa kali spike kerasnya tak mampu dibendung oleh para pemain lawan, tapi Mega tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Kemudian, pada pertandingan kedua, Mega berhasil berhasil dengan menjaga ke babak grand final Proliga 2025 setelah meraih kemenangan penting atas Jakarta Electric PLN.
Gresik Petrokimia yang diperkuat oleh Megatron tampil dominan dan menang telak 3-0 (25-21, 25-18, 25-20).
Namun sayang, Mega gagal membawa Gresik Petrokimia ke grand final Proliga 2025 usai Jakarta Popsivo Polwan berhasil menang atas Jakarta Pertamina Enduro 3-0 (25-19, 25-17, 26-24) di Sritex Arena Solo, Minggu (4/5).
Harapan Gresik Petrokimia untuk ke final dipastikan pupus dan digeser oleh Popsivo dengan merebut poin penuh dan memastikan diri sebagai juara putaran kedua final four.
Kendati demikian, Megawati Hangestri memastikan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia meraih juara ketiga Proliga 2025.
Kepastian itu didapat usai Gresik Petrokimia berhasil mengalahkan Jakarta Electric PLN dengan skor 3-1 (25-15, 10-25, 25-20, 25-21) di GOR Amongrogo Yogyakarta, Sabtu (10/5/2025). (ind)
Load more