Ko Hee-jin Sampai Bilang Begini, Sifat Asli Megawati Hangestri Saat Masih di Red Sparks Akhirnya Dibongkar, Dia Bilang...
- KOVO
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin akhirnya bicara jujur tentang sifat asli Megawati Hangestri saat masih berada di Red Sparks.
Diketahui, Megawati Hangestri Pertiwi memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak bersama Red Sparks dan kembali ke Indonesia.
Tak berselang lama, wanita yang dijuluki Megatron itu bergabung dengan Gresik Petrokimia untuk Proliga.
Hal tersebut ditandai dengan foto Mega memakai seragam Gresik Petrokimia.
Mega dikabarkan akan bermain di final four Proliga 2025. Meskipun begitu, rupanya ia tak melupakan sosok pelatih lamanya, Ko Hee-jin.
Megawagi Hangestri disebut-sebut sebagai salah satu anak kesayangan Ko Hee-jin.
Untuk mendapatkan Mega bergabung dengan Red Sparks, Ko Hee-jin bahkan sampai rela terbang langsung ke Kamboja dan memantau Mega yang saat tengah berlaga di SEA Games 2023.
“Tidak ada pemain dengan kekuatan ofensif seperti Mega,” kata Ko Hee-jin dalam kanal YouTube SBS Sport.
Tidak hanya skill volinya, Ko Hee-jin juga memuji kepribadian Megawati Hangestri yang menurutnya jarang dimiliki oleh atlet voli lainnya.
“Bola voli tetaplah bola voli, tetapi dia juga memiliki kepribadian yang hebat,” lanjutnya
Ko Hee-jin pun mengaku tanpa ragu memilih Mega dalam draft Quarter Asia pada musim 2024/2025 sambil membawa boneka Mega.
Rasa sayang Ko Hee-jin lainnya kepada Mega pun terlihat saat momen kepulangan Mega. Ko Hee-jin terlihat mengantar kepulangan anak asuhnya itu ke Indonesia.
Pelatih termuda V-League itu tak kuasa menahan tangis sambil mengiringi kepergian anak kesayangannya di Red Sparks.
Di sela-sela menunggu penerbangan di bandara Incheon Korea, Megawati Hangestri mengucapkan terima kasih kepada Ko Hee-jin karena sudah memilihnya dahulu.
"Terima kasih telah memilih aku dari awal," kata Mega kepada Ko Hee-jin.
"Kalau dari awal mungkin aku pikir head coach, tapi lama-kelamaan dia udah kayak friend, udah tahun aku pikir dia kayak teman aku, terus seperti Ayah karena udah take care aku juga di Korea," ungkap Mega.
Diketahui, Megawati Hangestri berhasil membawa Jung Kwan Red Sparks menjadi runner-up Liga Voli Korea usai kalah dari Pink Spiders di final.
Meskipum demikian, Ko Hee-jin tak henti-hentinya mengucap syukur karena memiliki Megawati Hangestri di timnya.
Bagaimana tidak, dalam dua musim Megawati Hangestri di Red Sparks, ia membawa lolos dua kali secara beruntun babak playoff.
Mencapai partai final, lebih hebatnya lagi
Apalagi di partai final, Red Sparks memiliki lawan yang tidak mudah, Hyundai Hillstate
Berbicara soal prestasi, Megawati Hangestri sukses membawa Red Sparks finis di posisi ketiga V-League musim lalu untuk kali pertama dalam tujuh tahun.
Red Sparks sampai datang langsung ke Indonesia melakoni pertandingan persahabatan melawan Indonesia All Star. Salah satu tujuannya ialah untuk berterima kasih atas dukungan suporter dari tanah air.
Sementara itu, prestasi Megawati di musim ini pun tak kalah mentereng, seperti 13 kemenangan beruntun di V-League hingga sebelumnya runner-up KOVO Cup 2024.
Prestasi individu lainnya, Megawati Hangestri didaulat sebagai MVP dua kali berturut-turut, bertarung dengan idolanya Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.
Sebagai informasi, sudah 13 tahun sejak terakhir kali tim berjuluk Red Force itu melaju ke kejuaraan ketika berhasil menjadi juara pada musim 2011-2012.
Ia menduduki peringkat pertama dalam rasio keberhasilan serangan (48,06%) dan ketiga dalam perolehan skor (802 poin) pada musim lalu (2024-2025).
Sementara Vanja Bukilic, yang memulai sebagai outside hitter, juga menduduki peringkat keempat dalam rasio keberhasilan serangan (45,77%) dan kelima dalam perolehan skor (638 poin) meski menjadi penyerang luar untuk pertama kalinya. Keduanya merupakan pemain penting yang tak bisa dilepaskan dari Jung Kwan Jang Red Sparks.
Sebelum Megawati Hangestri gabung, Red Sparks selalu kesulitan melakukan hal tersebut dan terakhir kali terjadi pada musim 2011/2012.
Sebelumnya, kepulangan Megawati Hangestri ke Tanah Air sempat dikaitkan dengan kondisi kesehatan sang ibu.
Namun, Megawati dengan tegas membantah isu tersebut saat menghadiri acara di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember.
“Saya sedih banyak yang bilang mama saya sakit, padahal mama saya sehat-sehat saja,” ungkap Mega.
Keputusan kembali ke Indonesia lebih didasari oleh pertimbangan pribadi.
Ia mengaku ingin lebih dekat dengan keluarga serta mempersiapkan langkah selanjutnya dalam karier dan kehidupan pribadinya.
Menariknya, Megawati kini resmi bergabung dengan Gresik Petrokimia, salah satu tim besar di kompetisi Proliga 2025.
Namun, ia hanya dikontrak selama satu bulan untuk memperkuat tim di babak final four.
Mega pun mengaku bahwa kesepakatan dengan Petrokimia Gresik sudah terjalin cukup lama, hanya saja ia memilih untuk merahasiakannya dari publik.
“Saya memang sengaja merahasiakan kontrak bersama Petrokimia Gresik. Saya juga meminta pihak Petrokimia untuk merahasiakan kontrak ini sebelum hari H launching,” jelasnya.
Kabar kepulangan Megawati Hangestri Pertiwi ke Indonesia rupanya tak hanya menarik perhatian publik tanah air, tetapi juga media Korea Selatan.
Salah satu media ternama, MHN Sports, mengulas alasan Megawati tidak memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks, tim voli profesional Korea yang ia bela musim lalu.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa Megawati kembali ke Indonesia bukan hanya karena ingin lebih dekat dengan keluarganya, tetapi juga karena memiliki rencana pribadi, yaitu menikah.
Kekasih Megawati diketahui bernama Dio Novandra, dan keduanya disebut telah menjalin hubungan cukup lama.
“Mantan penyerang Red Sparks Megawati Hangestri Pertiwi mengungkapkan salah satu alasan mengapa ia kembali dengan tergesa-gesa,” tulis MHN Sports.
Rencana pernikahan ini disebut-sebut menjadi salah satu alasan Megawati memilih rehat dari liga Korea, meski performanya musim lalu terbilang gemilang.
Kabar ini sontak menjadi sorotan publik dan para penggemar voli yang selama ini mengikuti perjalanan karier Megawati di luar negeri.
Dengan segala pencapaiannya, Megawati kini bukan hanya dikenal sebagai atlet berprestasi, tapi juga pribadi yang penuh kejutan.
Load more