News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rivalitas Pink Spiders dan Red Sparks Buat Pyo Seung-ju Pensiun? Media Korea Sebut Ketegangan di Laga Final Jadi...

Rekan satu tim Megawati HAngestri di Red Sparks, Pyo seung-ju, memberikan kabar yang cukup mengejutkan menjelang bergulirnya Liga Voli Korea 2025.
Sabtu, 26 April 2025 - 16:46 WIB
Pyo Seung-ju
Sumber :
  • Red Sparks

tvOnenews.com - Rekan satu tim Megawati Hangestri di Red Sparks, Pyo seung-ju, memberikan kabar yang cukup mengejutkan menjelang bergulirnya Liga Voli Korea 2025.

Beberapa waktu lalu, Pyo Seung-ju tiba-tiba mengumumkan niatnya untuk pensiun sebagai pevoli profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewat unggahan di akun instagram pribadinya, Pyo seung-ju mengungkapkan indikasi untuk pensiun dari dunia voli.


Pyo Seung-ju dan Megawati Hangestri (sumber: KOVO)

"Sekarang saya akan mengakhiri 15 tahun karier profesional saya. Karier saya sebagai pemain tidak terlalu glamor, tetapi saya telah bekerja lebih keras daripada orang lain untuk menunjukkan bahwa saya tidak malu dengan semua penggemar saya, termasuk penggemar saya sendiri," tulis Pyo Seung-ju.

"Tawaran tim baru tidak datang dengan tepat, dan saya tidak dapat menemukan titik diskusi dengan klub saya. Setelah pertimbangan yang mendalam, keputusan ini dibuat," lanjutnya.

Dikabarkan kalau keputusan itu diambil oleh Pyo Seung-ju setelah dirinya tidak diperbolehkan bermain di Liga Voli Korea musim depan.

Bukan tanpa alasan, Pyo Seung-ju tidak diperbolehkan main di Liga Voli Korea musim depan karena masih belum memiliki klub hingga saat ini.

Melansir dari laman Yonhap, Pyo Seung-ju yang berstatus sebagai free agent belum menandatangani kontrak dengan tim peserta Liga Voli Korea manapun.

Pyo Seung-ju dan Megawati Hangestri (sumber: KOVO)

Hal itu membuatnya tetap menjadi pemain free agent dan tidak bisa bermain di Liga Voli Korea musim depan.

"Pyo Seung-ju belum menandatangani kontrak dengan manajer tim asalnya atau tim lainnya hingga pukul 6 sore pada hari yang sama, batas waktu negosiasi FA (free agent)," tulis Yonhap.

"Dengan demikian, Pyo Seung-ju akan tetap menjadi agen bebas yang belum menandatangani kontrak dan tidak akan dapat bermain pada musim 2025-2026 berikutnya," sambungnya.

Rivalitas Red Sparks dan Pink Spiders buat Pyo Seung-ju Pensiun

Siapa sangka, alasan Pyo Seung-ju gagal mendapatkan klub ternyata karena rivalitas Red Sparks dan Pink Spiders di partai final Liga Voli Korea kemarin.

Pink Spiders vs Red Sparks (sumber: KOVO)

Salah satu media asal Korea Selatan, Segye, menilai jika kegagalan negosiasi Pyo Seung-ju itu ada sebabnya dari rivalitas kedua tim.

Dalam salah satu artikelnya, Pyo seung-ju kabarnya mendapat tawaran kontrak dari Red Spark namun dirinya ingin ditukar ke klub yang berada di kawasan metropolitan.

Hal itu membuat Red Sparks harus menjadikan Pyo Seung-ju sebagai pemain free agent dan bernegosiasi dengan salah satu tim yang kabarnya merupakan Pink Spiders.

"Tim yang bernegosiasi dengan Red Sparks adalah Pink Spiders, yang membutuhkan outside hitter karena Kim Yeon-kyung telah pensiun," tulis Segye.

"Namun, kedua tim sempat bersitegang di saat pertandingan final kemarin. Pink Spiders yang memenangkan pertandingan pertama dan kedua pergi ke Daejeon dan berencana untuk mendirikan lampu upacara di kandang Red Sparks, karena mereka yakin akan memenangkan laga ketiga jadi juara," lanjutnya.

Pink Spiders vs Red Sparks (sumber: Red Sparks)

"Tetapi Red Sparks menyatakan ketidakpuasan dengan permintaan tersebut. karena perseteruan itulah, negosiasi Pyo Seung-ju berjalan sulit," sambungnya.

"Selain itu, pemain yang diminta (Red Sparks) untuk ditukar dengan Pyo Seung-ju adalah pemain kunci Pink Spiders," tutupnya.

Maka dari itu, Segye menyebut Pink Spiders mendapatkan usul untuk melakukan pertukaran pemain tiga klub untuk mengakomodir permintaan Red Sparks tersebut.

"Situasi konyol muncul ketika mereka berkata, 'Usulkan perdagangan segitiga kepada pelatih kepala,' Ketika situasi ini makin memburuk, Pyo Seung-ju akhirnya tidak dapat menandatangani kontrak agen bebas dan menjadi pemain yang tidak terikat kontrak," pungkasnya.

Rumitnya proses negosiasi itulah yang dianggap menjadi salah satu faktor Pyo Seung-ju tak bisa bermain di Liga Voli Korea musim depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu juga lah yang diprediksi menjadi alasan Pyo seung-ju memilih untuk pensiun sebagai pevoli profesional.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT