News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Sebut Sahabat Megawati Hangestri jadi Korban Rivalitas Red Sparks dan Pink Spiders, Terpaksa Pensiun Karena...

Baru-baru ini, Liga Voli Korea dikejutkan dengan kabar dari rekan satu tim Megawati Hangestri di Red Sparks, Pyo Seung-ju, yang mengungkapkan niatnya untuk pensiun sebagai seorang pevoli.
Jumat, 25 April 2025 - 13:31 WIB
Megawati Hangestri dan Pyo Seung-ju
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Baru-baru ini, Liga Voli Korea dikejutkan dengan kabar dari rekan satu tim Megawati Hangestri di Red Sparks, Pyo Seung-ju, yang mengungkapkan niatnya untuk pensiun sebagai seorang pevoli.

Pyo Seung-jun lewat akun instagram pribadinya menyampaikan niatnya untuk mengakhiri 15 tahun kariernya sebagai seorang pevoli profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengunggah foto-foto dengan seragam Red Sparks di Liga VOli Korea 2024/2025, Pyo Seung-ju mengindikasikan niatnya untuk pensiun.

Megawati Hangestri dan Pyo Seung-ju (sumber: KOVO)

"Sekarang saya akan mengakhiri 15 tahun karier profesional saya. Karier saya sebagai pemain tidak terlalu glamor, tetapi saya telah bekerja lebih keras daripada orang lain untuk menunjukkan bahwa saya tidak malu dengan semua penggemar saya, termasuk penggemar saya sendiri," tulis Pyo Seung-ju.

"Tawaran tim baru tidak datang dengan tepat, dan saya tidak dapat menemukan titik diskusi dengan klub saya. Setelah pertimbangan yang mendalam, keputusan ini dibuat," lanjutnya.

Keputusan mengejutkan itu nampaknya diambil lantaran Pyo Seung-ju tidak diperbolehkan bermain di Liga Voli Korea musim depan.

Bukan tanpa alasan, Pyo Seung-ju tidak diperbolehkan main di Liga Voli Korea musim depan karena masih belum memiliki klub hingga saat ini.

Melansir dari laman Yonhap, Pyo Seung-ju yang berstatus sebagai free agent belum menandatangani kontrak dengan tim peserta Liga Voli Korea manapun hingga batas akhir waktu yang diberikan KOVO.

Megawati Hangestri dan Pyo Seung-ju (sumber: KOVO)

Hal itu membuatnya tetap menjadi pemain free agent dan tidak bisa bermain di Liga Voli Korea musim depan.

"Pyo Seung-ju belum menandatangani kontrak dengan manajer tim asalnya atau tim lainnya hingga pukul 6 sore pada hari yang sama, batas waktu negosiasi FA (free agent)," tulis Yonhap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan demikian, Pyo Seung-ju akan tetap menjadi agen bebas yang belum menandatangani kontrak dan tidak akan dapat bermain pada musim 2025-2026 berikutnya," sambungnya.

Sementara itu, salah satu media asal Korea Selatan yakni Segye justru menilai jika kegagalan negosiasi Pyo Seung-ju itu ada sebabnya dari rivalitas Red Sparks dan Pink Spiders di V league musim lalu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT