News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Berhasil Kalahkan Hi Pass, Pelatih Red Sparks Malah Bilang Anak Asuhnya Masih Kurang dalam Hal Ini, Apa Itu?

Klub Voli Korsel, Red Sparks, berhasil melanjutkan catatan positif mereka di V league musim 2024/2025 setelah mereka kembali meraih kemenangan atas Hi Pass.
Minggu, 8 Desember 2024 - 20:40 WIB
Pelatih klub Red Sparks, Ko hee-jin
Sumber :
  • Instagram.com/red_sparks

tvOnenews.com - Red Sparks berhasil melanjutkan catatan positif mereka di V league musim 2024/2025 setelah mereka kembali meraih kemenangan atas Hi Pass.

Setelah menutup putaran kedua V league dengan hasil positif, Red Sparks pun membuka putaran ketiga dengan kemenangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertamu ke Gimcheon Gymnasium, Red Sparks berhasil meraih kemenangan ketiga mereka secara beruntun.


Red Sparks (sumber: Instagram.com/red_sparks)

Red Sparks sukses menaklukan tuan rumah Hi Pass dengan skor 3-1 (25-22, 25-27, 25-19, 25-20).

Duet pemain asing milik Red Sparks yakni Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri menjadi aktor penting di laga kali ini.

Vanja Bukilic keluar sebagai pendulang poin terbanyak di laga tersebut dengan torehan 35 poin.

Dibawahnya ada nama Megawati Hangestri yang mengoleksi 25 poin untuk Red Sparks di laga kontra Hi Pass.

Meski berhasil meraih kemenangan atas Hi Pass, pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin ternyata masih belum puas dengan penampilan anak asuhnya.


Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin (sumber: Instagram.com/red_sparks)

Melansir laman The Spike, Ko Hee-jin mengatakan kalau anak asuhnya masih kurang konsentrasi di laga tersebut.

"Serangan tim lawan membaik saat Tanacha masuk. Di sisi lain, konsentrasi kami agak kurang dalam permainan," kata Ko Hee-jin.

Walaupun dinilai masih kurang konsentrasi, Ko Hee-jin mengatakan kalau dirinya mengerti apa yang sudah dilalui oleh anak asuhnya itu.

"Saya sangat memahami para pemain. Mereka mengalami kelelahan sehingga mudah kehilangan konsentrasi, tetapi saya ingin memuji mereka karena membawa pulang 3 poin," tutupnya.

Sebagai catatan, ini merupakan kemenangan ketiga untuk Red Sparks secara beruntun setelah sebelumnya mengalahkan IBK Altos 3-0 dan Hi Pass 3-0 di putaran kedua.

Tiga kemenangan beruntun yang diraih Red Sparks pun membuat mereka menempel ketat IBK Altis di papan kalsemen sementara V league.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, Red Sparks masih tertahan di peringkat ke-4 kalsemen sementara dengan torehan 21 poin hasil dari 7 kemenangan dan 6 kekalahan.

Anak asuh ko Hee-jin terpaut satu angka dari IBK Altos di peringkat ketiga dengan koleksi 22 poin hasil dari 8 kemenangan, 4 kekalahan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT