News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tunggu Megawati Hangestri Balik ke Red Sparks? Federasi Bola Voli Korea Sampai Lakukan Hal Ini, KOVO Rela Rombak...

Setelah berakhirnya Proliga, Megawati Hangestri akan segera kembali ke Korea Selatan untuk bergabung dengan Red Sparks jelang bergulirnya V League 2024/2025.
Rabu, 31 Juli 2024 - 15:30 WIB
Megawati Hangestri bersama Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Setelah berakhirnya Proliga 2024, Megawati Hangestri akan segera kembali ke Korea Selatan untuk bergabung dengan Red Sparks menjelang bergulirnya Liga Voli Korea musim 2024/2025.

Sebelum kembali ke Korea, Megawati Hangestri sukses meraih gelar Proliga pertamanya saat membawa Jakarta BIN menaklukan Jakarta Elektrik PLN di partai final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada final yang berlangsung di Indonesia Arena pada hari Sabtu (20/7/2024) Jakarta BIN berhasil menang setelah melewati drama 5 set.


Megawati Hangestri (sumber: dok.instagram Megawati)

Pemain yang berjuluk Megatron itu membantu Jakarta BIN menaklukan Jakarta Elektrik PLN 3-2 (25-21, 25-20, 22-25, 21-25, dan 17-15).

Selain meraih gelar Proliga pertamanya, Mega juga dinobatkan juga sebagai MVP atau pemain terbaik.

Kini setelah berakhirnya Proliga maka Mega pun sudah dinanti oleh teman-temannya di Red Sparks.

Sebagaimana kita tahu Mega mendapatkan perpanjangan kontrak berkat performa gemilangnya musim lalu.

Mega kabarnya baru akan kembali ke Korea dan bergabung dengan Red Sparks pada bulan Agustus mendatang.


Red Sparks (Sumber : Instagram/red__sparks)

Hal tersebut membuat Red Sparks kemungkinan bisa menurunkan Megawati Hangestri pada ajang KOVO Cup yang akan berlangsung sebelum Liga.

Pasalnya, baru-baru ini KOVO selaku federasi bola voli Korea mengubah jadwal turnamen yang biasanya berlangsung sebelum liga.

Melansir dari laman Sports Seoul, dilaporkan jika Federasi Bola Voli Korea memutuskan untuk mengundur jadwal KOVO Cup musim ini.

Disampaikan jika KOVO Cup yang biasanya berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus mundur ke akhir bulan September hingga awal Oktober 2024.

"Kami mengharapkan efek 'boom-up' dengan diadakannya Piala KOVO, yang diselenggarakan bersamaan dengan liga," ungkap perwakilan KOVO dikutip dari laman Sportseoul.

“Jika Piala KOVO dimulai lebih awal, kondisi para pemain akan cepat memburuk ketika mereka masuk. liga reguler. Hal ini untuk mencegah hal tersebut. Apalagi sebagian besar klub ingin memainkan turnamen dengan kekuatan penuh, termasuk pemain asing,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Kolase foto Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic (Sumber : Instagram Red Sparks)

Menurut KOVO, pada musim lalu salah satu alasan pemain asing tidak bisa bermain di KOVO Cup.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT